Share

Maria Pauline Diekstradisi, MPR: Kejar Buronan Lainnya!

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 09 Juli 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 337 2243706 maria-pauline-diekstradisi-mpr-kejar-buronan-lainnya-SUQYO31qFC.jpg

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengapresiasi kinerja Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly yang berhasil mengekstradisi buronan pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia.

"Kita berikan penghargaan yang tinggi kepada Pak Yasonna selaku Menkumham RI atas sukses ekstradisi buronan pembobol bank yang kabur selama 18 tahun. Ini waktu yang sangat lama untuk mengekstradisi pelaku kejahatan," ujar Jazilul Fawaid, Kamis (9/7/2020).

Jazilul berharap ke depan Kemenkumham dapat melakukan langkah yang lebih cepat agar kerugian negara bisa cepat diselamatkan.

Dikatakan Gus Jazil, pemulangan Maria Pauline Lumowa juga menjadi peringatan (warning) bagi pelaku pidana lainnya yang kabur ke luar negeri bahwa negara akan mengejarnya kapanpun dan dimanapun.

Baca Juga: Jejak Kasus Maria Lumowa, Buronan Pembobol Bank Sebesar Rp1,7 Triliun

"Kejar dan tangkap para buron yang lari ke luar negeri seperti Syamsul Nursalim (buronan kasus skandal BLBI) dan istrinya dan lainnya yang juga belum ketahuan rimbanya. Publik masih menunggu sukses yang lainnya. Selamat Pak Yasonna. Kejar yang lainnya," pinta Wakil Ketua Umum DPP PKB ini.

Diketahui, Menkumham Yasonna H Laoly membawa kejutan menggembirakan dari kunjungannya ke Serbia. Delegasi yang dipimpinnya sukses menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari negara tersebut.

"Dengan gembira saya menyampaikan bahwa kami telah secara resmi menyelesaikan proses handing over atau penyerahan buronan atas nama Maria Pauline Lumowa dari pemerintah Serbia," kata Yasonna dalam keterangan pers kepada wartawan, Rabu 8 Juli.

Keberhasilan menuntaskan proses ekstradisi ini tak lepas dari diplomasi hukum dan hubungan baik kedua negara. "Selain itu, proses ekstradisi ini juga menjadi buah manis komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan panjang," kata Yasonna.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini