Penyuap Kasus Fasilitas Lapas Sukamiskin Segera Diseret ke Meja Hijau

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 08 Juli 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 337 2243071 penyuap-kasus-fasilitas-lapas-sukamiskin-segera-diseret-ke-meja-hijau-UyO6JNVUcD.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa, Direktur Utama PT Gloria Karsa Abadi, Radian Azhar. Pemberi suap pada kasus dugaan suap terkait pemberian fasilitas, dan perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin itu akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

"Melaksanakan pelimpahan berkas perkara atas nama Terdakwa Radian Azhar (Direktur Direktur Utama PT Gloria Karsa Abadi) ke PN Tipikor Bandung," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2020).

 Baca juga: KPK Periksa Karutan Kelas I Makassar soal Suap Lapas Sukamiskin

Ali menjelaskan, penahanan terdakwa Radian nantinya akan beralih dan sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Hakim Tipikor dan selanjutnya Tim JPU akan menanti jadwal persidangan dari Majelis Hakim Tipikor PN Bandung.

"Selama proses persidangan, Terdakwa akan dititipkan penahanannya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin Bandung," jelasnya.

 Baca juga: KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Suap Terkait Sel Mewah Lapas Sukamiskin

Ali juga mengungkapkan, selama proses penyidikan dalam kasus ini, tim penyidik KPK telah memeriksa kurang lebih 26 saksi.

"Dan nantinya dalam persidangan Tim JPU KPK akan menghadirkan saksi-saksi yang dapat membuktikan uraian dakwaan atas perbuatan yang telah dilakukan oleh Terdakwa," ungkapnya.

 

Diketahui, Radian merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pemberian fasilitas dan perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin. Dalam kasus ini, Radian diduga memberikan mobil Mitsubishi Pajero Sport atas nama anak buah Radian, Muahir, kepada mantan Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husein (WS).

KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah Radian Azhar, dan dua warga binaan, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan eks Bupati Bangkalan Fuad Amin. Kemudian dua eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein dan Deddy Handoko.

Namun status tersangka Fuad gugur, karena Fuad telah meninggal dunia. Wahid Husein yang telah divonis bersalah karena menerima suap, kini disangka menerima gratifikasi dari seorang warga binaan berupa mobil Toyota Land Cruiser Hardtop warna hitam.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini