KPK Pindahkan Bupati Bengkalis Nonaktif Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 337 2242925 kpk-pindahkan-bupati-bengkalis-nonaktif-amril-mukminin-ke-rutan-pekanbaru-I5VkSQoE06.jpg Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukimin saat diperiksa KPK. (Sindo/Sutikno)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memindahkan Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin ke Rutan Kelas II B Pekanbaru, Riau, pada Rabu (8/7/2020). Ia akan dipindahkan dari Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK.

Pemindahan tersebut dilakukan menyusul penetapan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru.

"Tim JPU akan segera melaksanakan penetapan Majelis Hakim untuk memindahkan penahanan terdakwa Amril Mukminin ke Rutan Kelas II B Pekanbaru. Pemindahan dilaksanakan pada Rabu 8 Juli 2020," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Ali mengatakan, sebelum dipindahkan, KPK akan memeriksa kondisi kesehatan Amril Mukminin agar dipastikan terbebas dari virus corona.

"Pemeriksaan kesehatan dengan tes PCR sebagai kelengkapan dokumen keberangkatan dengan pesawat dan juga administrasi masuk ke Rutan Kelas II B Pekanbaru," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Amril Mukminan ditetapkan sebagai terdakwa kasus korupsi terkait proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis, Pekanbaru, Riau.


Baca Juga : 4 Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Diperiksa KPK di Kantor Polda Riau

Amril diduga sebagai pihak penerima suap Rp2,5 miliar sebelum menjabat sebagai Bupati Bengkalis. Amril kembali menerima uang dari pihak PT CGA sebesar Rp3,1 miliar dalam bentuk dollar Singapura ketika menjabat Bupati Bengkalis. Uang tersebut diberikan pihak PT CGA ke Amril dalam rentang waktu Juni dan Juli 2017.


Baca Juga : Sidang Suap Eks Bupati Bengkalis, Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang dalam Plastik

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini