DPR Dukung Kemenag Alokasikan Rp2,6 Triliun untuk Pesantren yang Terdampak Corona

Kiswondari, Sindonews · Selasa 07 Juli 2020 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 337 2242706 dpr-dukung-kemenag-alokasi-rp2-6-triliun-untuk-pesantren-yang-terdampak-corona-L5pje8G7D3.jpg Ketua Komisi VII DPR RI Yandri Susanto

JAKARTA – Komisi VIII DPR mendukung alokasi Rp2,61 triliun dari Kementerian Agama (Kemenag) dalam APBN 2020 untuk pondok pesantren dan juga lembaga pendidikan keagamaan Islam guna menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut menjadi salah satu kesimpulan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama (Menag) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

“Komisi VIII DPR dapat memahami penjelasan Menteri Agama mengenai refocusing anggaran madrasah dan pesantren untuk menanggulangi dampak wabah Covid-19 dan mendukung usulan penambahan anggaran penanganan dampak Covid-19 di Pondok Pesantren dan Lembaga Keagamaan Islam pada APBN 2020 sebesar Rp 2,610 triliun,” kata Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto membacakan kesimpulan Raker.

Yandri menguraikan, Rp2,610 triliun itu diperuntukkan untuk bantuan operasional kepada puluhan ribu ponpes dan juga ratusan ribu lembaga pendidikan keagamaan Islam.

“Bantuan operasional kepada 21.173 Pondok Pesantren, bantuan operasional kepada 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), bantuan operasional kepada 112.008 Lembaga Pendidikan Al-Quran (LPQ) dan bantuan Pembelajaran Online kepada 14.906 Pondok Pesantren,” paparnya.

Baca Juga : Mahfud MD: Tuntaskan Kasus Harley Davidson Eks Dirut Garuda!

Baca Juga : Data Sebaran 66.226 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi

Sebelumnya, dalam Raker sempat disorot mengenai langkah-langkah strategis yang dilakukan Kemenag dalam menanggulangi maupun mencegah wabah Covid-19 di pesantren dan madrasah.

Berbagai kebijakan dilakukan Kemenag, mulai dari perbaikan dan pembelian alat-alat kebersihan penunjang protokol kesehatan Covid-19, pemberian akses gratis untuk belajar daring/e-learning, akses gratis buku digital hingga harga internet yang terjangkau.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini