Menag: Ada 11.998 Madrasah Tak Punya Jaringan Listrik

Kiswondari, Sindonews · Selasa 07 Juli 2020 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 337 2242640 menag-ada-11-998-madrasah-tak-punya-jaringan-listrik-WJd1dgYmUX.jpg Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Dok Kemenag RI)

JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengungkap, data yang cukup mengagetkan terkait dengan akses listrik dan internet di madrasah dan pesantren. Faktanya, masih ada 11.998 madrasah di Indonesia yang belum memiliki jaringan listrik, dan 13.793 madrasah belum memiliki jaringan internet.

“Penguatan jaringan listrik dan internet. Kementerian Agama memiliki data madrasah yang tidak memiliki jaringan listrik ada 11.998 madrasah. Dan internet 13.793 madrasah,” kata Menag Fachrul Razi dalam pemaparannya di Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Fachrul menjelaskan, saat ini Kemenag sedang menjalani komunikasi untuk bisa melakukan kerja sama dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait untuk mengatasi akses listrik dan internet ribuan madrasah itu, khususnya di daerah 3T (terluar, terdepan, terpencil).

Bahkan, sambung dia, Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin juga meminta agar Kemenag bersama K/L terkait segera menyelesaikan permasalahan ini.

 Listrik

“Pada saat rapat dengan bapak wapres beliau juga kami laporkan tentang ini, beliau menggarisbawahi untuk segera diselesaikan bersama lembaga terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengapresiasi keterbukaan Kemenag mengenai data tersebut. Yandri mengaku kaget bahwa di usia 75 tahun Indonesia merdeka masih ada belasan ribu madrasah yang belum mendapatkan akses listrik di Indonesia.

Karena itu, lanjut dia, persoalan ini harus menjadi perhatian serius dari Kemenag dan juga Komisi VIII DPR agar bisa segera teratasi.

“Ini menjadi PR kita semua, harus betul-betul kita tangani dengan baik. Saya tadi kaget pak, melihat data ini hampir 12 ribu madarasah tidak punya listrik di 75 tahun kita merdeka. Ini keberhakan dari kita semua harus kita wujudkan dalam bentuk anggaran pak,” ujar Yandri di kesempatan sama.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini