4 Pesan Presiden Jokowi untuk Rektor saat Konferensi FRI 2020

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 04 Juli 2020 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 337 2241064 4-pesan-presiden-jokowi-untuk-rektor-saat-konferensi-fri-2020-3IxGvVbrtB.jpg Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan pada Konferensi FRI 2020/Foto: tangkapan layar (Setneg)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) virtual 2020. Kepala Negara berpesan agar para Rektor menciptakan pendidikan yang baik untuk mahasiswa sekaligus generasi penerus bangsa.

Pertama, Jokowi berharap, FRI jangan hanya sekadar menjadi forum komunikasi semata. Harus dikemas menjadi forum saling peduli, saling berbagi antar-universitas satu dan lainnya.

"Yaitu yang mampu membantu tidak mampu dan yang punya bantu tak punya, berbagi pengaman secara daring, berbagi kurikulum dan silabus, berbagi koleksi perpustakaan, berbagi dosen dan perkuliahan secara daring, untuk maju bersama memajukan seluruh mahasiswa di Indonesia. Ini saya meyakini bisa dilakukan FRI," kata Jokowi dalam sambutan virtualnya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Pesan kedua, Jokowi mengajak seluruh Rektor dan FRI bisa memfasilitasi mahasiswa agar dapat belajar kepada siapa pun. Baik ke pelaku industri, wirausahawan, praktisi pemerintahan atau praktisi hukum.

Baca juga: Arif Satria Terpilih Jadi Ketua Forum Rektor Indonesia 2020-2021

Tujuannya, mahasiswa bisa menangkap perubahan dunia dinamis yang dipicu oleh distrupsi dan Hyper kompetisi yang terjadi dewasa ini.

"Di era distrupsi dan hyper kompetisi dunia berubah cepat, banyak hal yang belum sempat dibukukan sudah berubah di lapangan. Karakter kerja tak bisa ditangkap hanya melalui membaca tapi harus pengalamam nyata. Itulah pentingnya memerdekakan mahasiswa, agar bisa belajar ke siapa saja," ujar Jokowi.

Ketiga, Perguruan Tinggi harus lebih aktif melakukan kerjasama dengan industri termasuk kawasan industri terdekat. Upaya itu bisa dilakukan dengan universitas membuka fakuktas, departemen atau program studi terkait dengan kawasan industri terdekat tersebut.

"Kerjasama dengan industri bukan hanya memberikan pengalaman kerja ke mahasiswa tapi perguruan tinggi bisa kerjasama untuk penelitian dan pengembangan teknologi, untuk riset dan development di dunia industri sekaligus pengembangan ilmu murni," tutur Jokowi.

Presiden Jokowi

Dan yang terakhir sekaligus pesan terpenting, kampus harus memberikan perhatian besar kepada kesehatan fisik dan mental mahasiswa dengan membangun karakter hati dan pikiran mereka.

"Berakhlak mulia, bermental baja, dan memegang teguh Pancasila, suasana kampus perkokoh kebangsaan, menghargai kebhinekaan, integritas tinggi dan antikorupsi serta penuh toleransi dan hargai demokrasi. Bapak ibu adalah orang tua mereka yang tanggung jawab masa depan mereka sekaligus masa depan Indonesia," ungkap Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini