Share

OTT Bupati Kutai Timur Diduga Terkait Suap Proyek Barang dan Jasa

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 03 Juli 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 337 2240439 ott-bupati-kutai-timur-diduga-terkait-suap-proyek-barang-dan-jasa-mGd9qiFXaO.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada Kamis 2 Juli 2020 malam. Tim mengamankan salah satu kepala daerah di Kutai Timur yang dikabarkan adalah Bupatinya, IND.

Ketua KPK, Firli Bahuri tidak membantah adanya kepala daerah yang diamankan saat pihaknya menggelar operasi senyap di Kutai Timur. Diduga, Bupati Kutai Timur tertangkap berkaitan dengan dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di wilayahnya.

"Betul tadi malam 19.30 ada giat tertangkap tangannya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah kalimantan timur," kata Firli saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (3/7/2020).

Firli masih enggan membeberkan lebih detail ihwal OTT di Kutai Timur tersebut. Ia berjanji akan membeberkan secara detail setelah proses pengumpulan bukti dan keterangan selesai. Dikabarkan, sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi senyap ini sudah berada di dalam gedung KPK.

"Nanti kita beri penjelasan lengkap setelah semua proses selesai. Mohon dimaklumi juga asas praduga tak bersalah, mari kita kedepankan profesionalitas, akuntabilitas dan junjung tinggi HAM. Kami akan sampaikan semuanya setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti selesai," pungkasnya.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT ini. Belum diketahui kapan KPK akan menggelar konferensi pers terkait OTT ini.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini