Pandemi Covid-19, Pengguna KRL Diimbau Kenakan Face Shield hingga Sarung Tangan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 03 Juli 2020 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 337 2240408 pandemi-covid-19-pengguna-krl-diimbau-kenakan-face-shield-hingga-sarung-tangan-Jx4DtvCwLV.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau pengguna mengenakan face shield, hingga sarung tangan saat menggunakan kereta rel listrik (KRL), setelah KRL disebut sebagai salah satu tempat yang berisiko menjadi penyebaran virus corona (Covid-19).

"Seluruh pengguna KRL wajib menggunakan masker selama berada di area stasiun dan di dalam KRL. Selain masker PT KCI juga sangat menyarankan pengguna memakai pelindung wajah (face shield), jaket atau baju lengan panjang, dan sarung tangan," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangannya saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (3/7/2020).

Anne menegaskan, bahwa KCI telah melaksanakan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di transportasi publik. Protokol tersebut dijalankan sesuai aturan yang dirumuskan dalam Keputusan Menteri Kesehatan, Peraturan Menteri Perhubungan, Peraturan Gubernur DKI Jakarta, hingga Surat Edaran dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan berbagai aturan turunannya.

"Protokol kesehatan tersebut telah mulai disosialisasikan sejak Februari 2020 dan berjalan sejak Maret 2020 kemudian dilengkapi dan disempurnakan secara bertahap mengikuti perkembangan aturan yang berlaku," ujar dia.

 krl

Anne menerangkan, KCI juga telah mewajibkan pengguna untuk mengikuti pengukuran suhu tubuh saat masuk stasiun. Selain itu, setiap stasiun juga telah memasang thermal scanner yang dapat memeriksa suhu tubuh puluhan orang dalam satu waktu.

"Untuk memperlancar pemeriksaan suhu tubuh, PT KCI terus menambah jumlah alat pemeriksa suhu berupa thermo gun dan di sepuluh stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi," jelas dia.

Ia menambahkan, di 80 stasiun yang melayani KRL Commuter Line telah tersedia wastafel tambahan selain yang ada di toilet. Jumlah wastafel tambahan ini juga akan terus ditingkatkan oleh KCI agar pengguna lebih mudah untuk mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum maupun sesudah naik KRL.

 

"Selanjutnya setiap pengguna wajib menjaga jarak aman dengan sesama. Untuk melaksanakan jaga jarak ini, seluruh stasiun telah dilengkapi marka antrean sebagai pedoman pengguna. Marka yang menandai posisi duduk dan berdiri pengguna sesuai kapasitas 74 orang dalam tiap kereta juga telah terpasang di seluruh rangkaian KRL," sambung Anne.

"Untuk memastikan jaga jarak dan kereta sesuai dengan aturan kapasitas, saat kondisi padat petugas melakukan penyekatan dengan zona-zona antrean di stasiun, sehingga kerap ada antrean di stasiun terutama pada jam sibuk," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini