Polisi Tidak Menahan Jack Boyd Lapian

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 02 Juli 2020 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 337 2240275 polisi-tidak-menahan-jack-boyd-lapian-6nGziW0XkQ.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono

JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Jack Boyd Lapian usai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap pendiri Kaskus Andrew Darwis.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, tidak ditahannya Boyd Lapian, lantaran yang bersangkutan bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum.

"Yang bersangkutan kooperatif dan tidak dilakukan penahanan," kata Awi, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Dalam pemeriksaan sebagai tersangka hari ini, Jack Boyd Lapian dicecar sebanyak 40 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri. Dia menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.15 hingga 18.00 WIB.

"JBL (Jack Boyd Lapian) diperiksa sampai dengan PKL 18.00 WIB baru selesai, dengan dicecar pertanyaan oleh penyidik sebanyak 40 pertanyaan," ujar Awi.

Dalam perkara ini, Bareskrim Polri menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya Empel.

Baca Juga : Menkumham Sebut Djoko Tjandra Bukan DPO Interpol Sejak 2014

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah pada 16 Juni 2020 Subdit 4 Ditipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan Gelar Perkara berdasarkan LP Nomor : LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tanggal 13 November 2019 dengan pelapor Andrew Darwis dan dua terlapor Titi dan Jack.

Atas perbuatannya, Jack disangka melanggar Pasal 45 (3) Jo Pasal 27 (3) UU RI No 19 th 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE (informasi dan Transaksi Elektronik);

Sementara itu, untuk tersangka Titi, atas perbuatannya, Ia disangka melanggar Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini