11 Kecelakaan Libatkan Pesepeda, Polisi Sorot Gowes Tanpa Reflektor Cahaya

Agregasi Solopos, · Kamis 02 Juli 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 337 2240267 11-kecelakaan-libatkan-pesepeda-polisi-sorot-gowes-tanpa-reflektor-cahaya-Em4be69sEo.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

SRAGEN – Kasat Lantas Polres Sragen AKP Sugiyanto mengatakan telah terjadi 11 kecelakaan yang melibatkan pesepeda selama pandemi virus corona (Covid-19) ini. Contoh penyebab kecelakaan tersebut yakni kurang menaati peraturan lalu lintas serta ada gowes yang tanpa reflektor cahaya.

“Aturan lalu lintas itu bukan hanya berlaku untuk pengendara kendaraan bermotor. Lalu lintas itu bisa berupa orang atau kendaraan. Pengayuh sepeda dan becak juga harus taat lalu lintas,” ujarnya pada Kamis (2/7/2020) sebagaimana dikutip dari Solopos.

“Jika traffic light berwarna merah, sudah semestinya mereka berhenti. Kecuali ada tambahan rambu belok kiri langsung jalan,” tambah.

Selain kurang menaati rambu-rambu lalu lintas, rata-rata sepeda yang dipakai goweser juga belum dilengkapi lampu atau reflektor cahaya. Kondisi itu sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun pengendara lain, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Heboh Pesepeda Pakai Masker Meninggal Dunia, Polisi: Itu Serangan Jantung

“Kalau tidak ada lampu atau reflektor cahaya, begitu belok sepeda itu tidak terlihat. Tahu-tahu sudah di depan pengguna jalan sehingga terjadilah kecelakaan,” ucap Sugiyanto.

Petugas Satlantas Polres Sragen sendiri sudah mengampanyekan program keselamatan berlalu lintas dengan sasaran beberapa elemen masyarakat seperti para goweser, pengayuh becak, pengojek, sopir truk, sopir bus dan lain-lain. Program ini berlangsung selama tiga kali yakni pada Mei, Juni, dan Juli.

Baca Juga: Kemenhub Bantah Rencana Pungut Pajak untuk Pesepeda

Sugiyanto mengakui kesadaran menjaga keselamatan lalu lintas baru terlihat pada siang hari. Namun pada malam hari, masih banyak warga yang mengabaikan keselamatan berlalu lintas, sehingga sering terjadi kecelakaan sepeda di Sragen.

“Kalau kami amati, di jalur lingkar selatan masih banyak bus yang menerobos lampu lalin pada malam hari. Kalau siang mereka cenderung taat,” ucapnya.

"Kami juga masih banyak menemukan pengendara motor tanpa helm di malam hari. Padahal helm itu fungsinya penting. Banyak hewan kecil yang beterbangan. Kalau sampai kena mata, itu bisa menggangu konsentrasi berkendaraan yang bisa berakibat fatal,” pungkas Sugiyanto.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini