DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Penularan DBD di Tengah Pandemi Covid-19

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 25 Juni 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 337 2235957 dpr-ingatkan-pemerintah-antisipasi-penularan-dbd-di-tengah-pandemi-covid-19-WT7QhYXdN6.jpg Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (Ist)

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Daulay meminta pemerintah sungguh-sungguh menghadapi penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya dalam beberapa waktu belakangan kasus DBD meningkat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Pemerintah harus sungguh-sungguh melakukan antisipasi penyakit menular seperti itu," ujar Saleh saat berbincang dengan Okezone, Kamis (25/6/2020).

Saleh berkata, penyakit DBD ini kerap datang setiap tahunnya dan berbeda dengan Covid-19 yang datang secara tiba-tiba. Apalagi beberapa waktu belakangan beberapa daerah pun sempat menaikkan status kejadian luar biasa (KLB) terhadap penyakit DBD itu.

Karena itulah, ia mendesak kepada pemerintah melakukan langkah antisipatif, seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan penyakit DBD.

"Pemerintah untuk melakukan langkah antisipatif melalui sosialiasi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan antisipatif yang secara sederhana itu kan misalnya 3M (menutup, menguras, dan mengubur). Kemudian peran kelurahan dan RT, RW juga diminta melakukan fogging ke rumah warga secara rutin sehingga jentik nyamuk bisa tumbuh bisa dibasmi sejak awal," tutur Saleh.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun mengingatkan Kementwrian Kesehatan melalui Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian (P2P) agar berperan secara signifikan mengantisipasi DBD agar tak ada lonjakan kasus ke depannya.

Baca Juga : Waspada, Kemenkes Temukan 68.000 Kasus DBD

"Jangan sampai DBD makin besar dan lagi-lagi pemerintah kesulitan, lebih bagus kita antisipasi sejak awal aspek preventif untuk menghindari penyakit ini," ujarnya.

Baca Juga : Waspadai Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti pada Pagi dan Sore Hari

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini