Wakapolres Karanganyar Diserang, Pengamat: Pengamanan Perlu Ditingkatkan

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 22 Juni 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 337 2234022 wakapolres-karanganyar-diserang-pengamat-pengamanan-perlu-ditingkatkan-HuASvyBJIq.jpg Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni (Foto: Ist)

JAKARTA - Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mendorong peningkatan pengamanan terhadap personel kepolisian menyusul adanya aksi serangan terhadap aparat kepolisian.

Menurutnya, aksi penyerangan terhadap kepolisian tersebut sebagai ancaman yang harus disikapi dengan peningkatan pengamanan.

"Karena itu yang lebih masuk akal adalah melakukan peningkatan kewaspadaan, kesiapsiagaan personel dan kedisiplinan menjalankan prosedur pengamanan personel maupun instalasi," kata Fahmi kepada Okezone, Senin (22/6/2020).

"Terutama yang menjadi lini terdepan pelayanan publik, penegakan hukum dan kamtibmas, setidaknya hingga beberapa waktu ke depan," tambahnya.

Fahmi mengatakan, sejumlah serangan yang terjadi belakangan terhadap polisi mengonfirmasi bahwa fasilitas dan personel kepolisian masih menjadi target serangan. Namun, kata dia, terlalu dini jika serangan tersebut disimpulkan terhadap kelompok atau jaringan tertentu.

"Apalagi sekarang ini, potensi serangan bisa datang dari mana saja, baik pelaku tunggal maupun sel jaringan tertentu," ungkapnya.

Karena itu, kata dia, jangan terlalu cepat menyimpulkan sebelum mengidentifikasi pelaku secara pasti sebab hal itu bisa menguntungkan kelompok tertentu.

"Pengungkapan yang terlalu dini menurut saya justru bisa menjadi glorifikasi yang menguntungkan pihak yang dituding berada di balik serangan serta memicu peningkatan potensi serangan terhadap fasilitas dan personel Polri," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni diserang orang tidak dikenal (OTK) saat memimpin pembersihan jalur Gunung Lawu di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

 

Informasi yang dihimpun Okezone di lapangan, Minggu 21 Juni 2020, saat itu Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni bersama sejumlah anggota polres lainnya berada di Posko Pendakian Gunung Lawu di jalur Cemoro Kandang.

Namun, beberapa saat kemudian ada orang yang tidak dikenal masuk ke toilet dan setelah itu keluar menyerang Wakapolres dengan senjata tajam. Bripda Hanif Ariyono, ajudan Wakapolres yang berada di lokasi berhasil menangkis pelaku.

Baca Juga: Wakapolres Karanganyar: Ini Tongkat Penyelamat Saya, Terima Kasih Ya Allah 

Pelaku pun langsung dilumpuhkan oleh anggota di lapangan. Saat ini, ajudan Wakapolres Karanganyar dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar untuk diberi perawatan lebih lanjut. Korban mengalami luka sobek di leher sebelah kanan dan punggung akibat sabetan senjata tajam milik pelaku.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini