Ditjen Pas Sebut Nazaruddin Bebas Setelah Dapat Status Justice Collaborator

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 17 Juni 2020 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 337 2231559 ditjen-pas-sebut-nazaruddin-bebas-setelah-dapat-status-justice-collaborator-gzXUxRpA4c.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Rika Aprianti mengatakan, Muhammad Nazaruddin bakal bebas resmi pada 13 Agustus 2020. Saat ini, Nazaruddin sedang mendapatkan program Cuti Menjelang Bebas (CMB) selama dua bulan, sejak 14 Juni 2020.

Nazaruddin bebas setelah mendapatkan status Justice Collaborator (JC) atau pelaku yang bersedia dan bekerjasama dengan penyidik atau penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada dua surat yang menetapkan Nazaruddin sebagai JC.

"Narapidana atas nama Muhammad Nazaruddin, S.E, telah ditetapkan sebagai pelaku yang bekerja sama (justice colaborator) oleh KPK berdasarkan Surat nomor R-2250/55/06/2014 tanggal 09 Juni 2014 perihal surat keterangan atas nama Muhammad Nazaruddin," kata Rika dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2020).

 Baca juga: Eks Bendum Demokrat Nazaruddin Bebas Murni pada 13 Agustus 2020 

"Surat Nomor R.2576/55/06/2017 tanggal 21 Juni 2017, perihal permohonan keterangan telah bekerja sama dengan penegak hukum atas nama Mohammad Nazaruddin," imbuhnya.

 

Atas dasar itulah kemudian Nazaruddin bakal resmi bebas pada pertengahan Agustus nanti. Sebelum resmi bebas, Nazaruddin diusulkan mendapat program cuti menjelang bebas. Program cuti menjelang bebas itu merujuk pada Pasal 103 Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018.

 Baca juga: Bebas dari Penjara, Nazaruddin Temui Istri dan Anak di Jakarta

"Bahwa terhadap yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan administratif dan subtantif untuk mendapatkan Cuti Menjelang Bebas (CMB) berdasarkan Pasal 103 Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat," terangnya.

Sekadar informasi, terpidana kasus korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang, M Nazaruddin divonis dengan 2 putusan. Adapun, akumulasi pidana penjara untuk Nazaruddin selama 13 tahun dan pidana denda sebesar Rp1,3 miliar yang telah dibayar lunas.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini