Pesawat TNI Jatuh, Pimpinan DPR: Prabowo Baru 6 Bulan Jadi Menhan

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 16 Juni 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 337 2230959 pesawat-tni-jatuh-pimpinan-dpr-prabowo-baru-6-bulan-jadi-menhan-QbS92HTL5j.jpg Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Foto: iNews)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meyakini Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dapat memperkuat sistem pertahanan di Indonesia setelah adanya insiden kecelakaan pesawat milik TNI. 

"Pak Prabowo kan baru itungan 6 bulan jadi Menhan. Itu kan dalam enam bulan terbatas dalam situasi operasional dan anggaran yang belum maksimal. Dan juga dalam pandemi Covid ini tentunya ya mungkin akan dilakukan bertahap sesuai dengan program prioritas yang ada," ucap Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

"Saya juga kurang begitu jelas bagaimana perencanannya. Tapi saya yakin dan percaya bahwa misi memperkuat pertahanan Indonesia termasuk memperkuat alat-alat pertahanan itu juga jadi konsentrasi yang utama," ucap elite Gerindra itu.

Pesawat TNI jatuh Foto: Ist 

Dasco menjelaskan, domain pengawasan alutsista berada di Komisi I DPR yang membidangi urusan pertahanan. Ia memungkinkan Komisi I DPR akan memanggil Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menhan Prabowo Subianto untuk menanyakan insiden kecelakaan pesawat tersebut.

"Jadi, begini untuk tugas DPR antara lain ada pengawasan. Ada rapat rutin yang dilakukan DPR di Komisi I, biasanya rapat pengawasan dengan mitra-mitra Komisi I, di situ ada Panglima TNI, BIN, Kemhan dan lain-lain. Mungkin di situlah forum untuk melakukan diskusi atau pertanyaan yang menyangkut alat pertahanan yang dimiliki oleh TNI maupin mitra Komisi I lainnya. Mengenai pesawat kemarin yang jatuh, yang sudah tua itu, mungkin nanti Komisi I akan menanyakan bagaimana proses perawatan, peremajaan, dan lain-lain," tuturnya.

 

Sebagaimana diketahui, pada Juni ini, terdapat dua kecelakaan helikpoter dan pesawat milik TNI. Pertama pada 6 Juni, helikopter angkut militer jenis MI-17 jatuh di Kendal.

Kemudian, pada 15 Juni, pesawat tempur jenis BAE Hawk 209 jatuh di daerah permukiman penduduk di Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar, Riau. Dilaporkan pesawat tersebut berada dalam kondisi baik saat terbang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini