Mengenang Pramono Edhie Wibowo, Mantan KSAD dan Pernah Jadi Ajudan Megawati

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 13 Juni 2020 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 337 2229592 mengenang-pramono-edhie-wibowo-mantan-ksad-dan-pernah-jadi-ajudan-megawati-HUAv4lxz6X.jpg Pramono Edhie Wibowo. Foto: dok.Okezone

JAKARTA – Kabar duka kembali menyelimuti Indonesia, bagaiman tidak, salah satu putra terbaik di Tanah Air, yakni Pramono Edhie Wibowo dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (12/6/2020).

Pramono adalah seorang Jenderal Purnawirawan TNI. Ia pernah mengisi posisi penting yang tak semua orang bisa meraihnya.

Dalam catatan Okezone sebagaimana dimuat pada 30 Juni 2011, disebutkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY kala itu masih menjabat), memilihnya Pramono Edhie Wibowo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Pramono sendiri merupakan pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 5 Mei 1955. Dia adalah putra Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo yang juga adik Ani Yudhoyono.

Pramono Edhie lulusan AKABRI tahun 1980. Mengawali karir sebagai Komandan Peleton Grup I Kopassandha (1980), tahun 1995 dia dipercaya menjadi Komandan Grup I/Kopassus .

Lulusan Sesko TNI 2001 itu juga sempat menjadi Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001. Tiga tahun kemudian dia dipercaya sebagai perwira tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Politik Sesko TNI dan pada 2005 diangkat sebagai Wakil Danjen Kopassus. Tahun 2007, Pramono dipercaya sebagai Kasdam IV/Diponegoro.

Baca Juga: Jenazah Jenderal (Purn) Pramono Edhie Akan Dibawa ke Rumah Duka di Cikeas

Karirnya makin menanjak ketika dipilih sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen TNI Burhanuddin Amin sejak 30 September 2010.

Namun kini putra terbaik Indonesia itu telah pergi. Pramono Edhie menhembuskan nafas terakhir di usia yang ke-65 tahun.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini