KSAD Minta Korban Jatuhnya Helikopter MI-17 Ditangani dengan Baik

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 11 Juni 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 337 2228227 ksad-minta-korban-jatuhnya-helikopter-mi-17-ditangani-dengan-baik-lbU85JI8gF.jpg Helikopter MI-17 milik TNI AD usai terjatuh di Kendal (foto: istimewa)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kepada seluruh jajarannya untuk memberikan penanganan terbaik, terhadap dua orang korban jatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal, Jawa Tengah.

“Laporkan perkembangan termasuk kemungkinan evakuasi dengan helikopter. Komandan Puspenerbad juga ada dalam teleconference sehingga dapat menyiapkan apa yang diperlukan. Meski keduanya masih kritis, tapi kita terus berharap dan berusaha yang terbaik sekuat tenaga,” kata Andika dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

 Baca juga: 12 Korban Heli MI 17 yang Jatuh di Papua Berhasil Diidentifikasi

Baca juga: 4 Prajurit TNI Korban Kecelakaan Helikopter MI-17 Dimakamkan di TMP Giri Tunggal

Sementara itu, salah satu dokter RSPAD Budiman menyatakan terkait penanangan itu dokter-dokter terbaik itu dikirim langsung ke RS dr. Kariadi dan RS Bhakti Wira Tamtama untuk menangani para pasien.

“RS dr. Kariadi sangat mendukung dengan memberikan dokter-dokter spesialis yang terbaik, memberikan fasilitas sangat baik, respons yang baik, sehingga pelayanannya juga menjadi baik,” ujar Budiman.

 

Budiman menjelaskan, terdapat empat anggota yang masih mendapatkan perawatan, dengan dua anggota dalam keadaan kritis, yakni Lettu Vira Yudha dan Praka Supriyanto. Keduanya mengalami luka bakar akibat helikopter yang terbakar sesaat setelah jatuh.

Praka Supriyono mengalami luka bakar 60 persen dengan kondisi hampir di seluruh permukaan kulitnya, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit. Dalam kondisi demikian, Praka Supriyono kemungkinan akan mengalami disfungsi hati, ginjal, dan organ lainnya.

“Dengan luka bakar 60 persen sangat berat, semoga dengan penanganan yang cermat, kami berhasil menolong pasien ini melewati masa kritisnya,” kata Budiman.

Budiman juga menjelaskan, kondisi Lettu Cpn Vira Yudha yang mengalami luka bakar sekitar 23 persen pada permukaan kulitnya. Pasien juga mengalami cedera kepala, namun masih sadar dan dapat berkomunikasi. Kondisi ginjal mengalami penurunan sehingga akan dilakukan evaluasi dengan proses cuci darah dan CT scan.

“Pasien ini masih dalam kondisi kritis sampai kami temukan penyebab dari penurunan fungsi ginjalnya,” ucap Budiman.

Kedua pasien rencananya akan dievakuasi ke RSPAD, jika kondisinya membaik sekitar lima hari ke depan. Proses evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter yang akan dilengkapi dengan ventilator untuk membantu perawatan para pasien.

Selain keempat prajurit yang mendapat perawatan di rumah sakit, terdapat satu prajurit yang selamat dari kecelakaan helikopter MI-17, yakni Praka Andi.

Praka Andi sempat mengevakuasi tiga orang saat kecelakaan terjadi. Kondisinya saat ini sudah membaik, setelah dilakukan rontgen, tidak terjadi sesuatu di kakinya.

Pasalnya, tidak ada prajurit yang melompat dari helikopter seperti yang diberitakan sebelumnya. Praka Andi dapat menolong rekan-rekannya dengan meraba dalam kegelapan setelah helikopter jatuh, kemudian mengevakuasi satu per satu teman-temannya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini