KPK Periksa Karutan Kelas I Makassar soal Suap Lapas Sukamiskin

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 11 Juni 2020 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 337 2228136 kpk-periksa-karutan-kelas-i-makassar-soal-suap-lapas-sukamiskin-8fRI9keSpN.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Rutan (Karutan) Klas I Makassar Lembaga Pemasyarakatan, Sulistyadi, terkait kasus dugaan suap terkait pemberian fasilitas mewah serta perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis lembaga antirasuah, Sulistyadi akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan atas Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi, Rahadian Azhar (RAZ).

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka RAZ," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Rahadian Azhar ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap terhadap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Rahadian diduga menyuap Wahid Husen berupa mobil merek Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi B 1187 FJG berwarna hitam atas nama anak buah Rahadian, Muahir.

KPK telah menetapkan lima tersangka baru terkait pengembangan kasus dugaan suap jual-beli fasilitas di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Pengembangan perkara dilakukan setelah KPK menemukan adanya keterlibatan pihak-pihak lain.

Kelima tersangka itu adalah Wahid Husen dan Deddy Handoko yang merupakan mantan Kalapas Sukamiskin, terpidana Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar, dan almarhum Fuad Amin.

KPK menghentikan proses penyidikan terhadap Almarhum Fuad Amin karena telah meninggal dunia. KPK sudah meningkatkan perkara dari penyelidikan ke penyidikan terhadap Fuad Amin sebelum meninggal dunia.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini