Share

Polisi Tetapkan 12 Tersangka Terkait Pengambilan Paksa Pasien Covid-19 di Sulsel

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 09 Juni 2020 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 337 2227128 polisi-tetapkan-12-tersangka-terkait-pengambilan-paksa-pasien-covid-19-di-sulsel-D8NeHtIYiY.jpg Karonpenmas Mabes Polri, Brigjen Awi (foto: istimewa)

JAKARTA - Polisi menetapkan 12 sebagai tersangka terkait kasus pengambilan paksa pasien Covid-19 atau virus corona dibeberapa Rumah Sakit (RS) yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, penetapan tersangka itu dilakukan usai dilakukan penyelidikan yang mendalam. Lalu setelah adanya dua barang bukti, aparat meningkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan tersangka.

"Terhadap kasus pengambilan paksa jenazah di RS bahwa proses itu dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan menetapkan tersangka," kata Awi dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).

Untuk kasus pertama yang terjadi di RSJ Dadi polisi menetapkan dua orang tersangka berinisial AR dan HA. Kepada tersangka, polisi menjerat dengan Pasal 214, 335, 336 dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

Kemudian, pada tempat kedua pengambilan paksa di RS Stella Maris Makassar, polisi juga menetapkan dua orang berinsial SO dan AG.

"Pasal yang diterapkan yaitu pasal 214, 335, 336 dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018," ujar Awi.

Selanjutnya kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di RS Labuan Baji, aparat menetapkan enam orang tersangka. Mereka berinisial AI, SA, AS alias Bojes, DS, AR, dan KL.

Untuk enam tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 214, 335, 336 KUHP dan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

Lalu, kasus pengambilan paksa selanjutnya di RS Bhayangkara, pada TKP ini, polisi menetapkan dua tersangka, yaitu RA dan RI. Mereka dikenakan Pasal 214, 335, 207 KUHP dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

"Malam ini (Selasa 9 juni 2020) akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan dilapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dr tim Resmob Polda, Brimob, Shabara Polda, Jatanras Polrestabes," tutup Awi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini