Bamsoet Minta Pemerintah Perketat Protokol Kesehatan di Pintu Masuk Jakarta

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 08 Juni 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 337 2226295 bamsoet-minta-pemerintah-perketat-protokol-kesehatan-di-pintu-masuk-jakarta-HuawUW7bGr.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

JAKARTA – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menilai pemerintah memerlukan starategi atau upaya dalam mengendalikan potensi penyebaran Covid-19 dari klaster pekerja selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi berlaku.

Karena itu, pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut meminta pemerintah memperketat penerapan protokol kesehatan, seperti physical distancing, pemeriksaan kesehatan dan hingga melakukan tes Covid-19 secara masif di setiap sarana transportasi publik yang menjadi pintu masuk ke Jakarta.

“Seperti bandara, terminal bus, stasiun MRT, stasiun KRL antarkota dan KRL Jabodetabek, guna mengantisipasi para pendatang baru yang berasal dari luar daerah,” ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Penumpang yang akan naik KRL dicek suhu tubuhnya oleh petugas di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (8/6/2020). (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

Bamsoet berharap pemerintah dapat fokus dalam mengantisipasi arus balik warga dari berbagai daerah menuju Jakarta. Karena itulah protokol kesehatan terhadap penumpang yang menggunakan transportasi umum di bawah pengawasan ketat aparat yang bertugas agar dapat mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu, Bamsoet ingin pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menugaskan setiap perusahaan mendata para karyawannya yang mudik Lebaran dan melakukan tes swab maupun tes kesehatan dan melakukan karantina pribadi sebelum mulai beraktivitas kembali.

“Pemerintah dalam hal ini (Kementerian Ketenagakerjaan) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menugaskan setiap perusahaan untuk mendata para karyawannya yang mudik Lebaran dan melakukan tes swab maupun tes kesehatan dan melakukan karantina pribadi sebelum mulai beraktivitas kembali,” ujar Bamsoet.

Baca Juga : Protokol Kesehatan Covid-19 Diterapkan Ketat di Stasiun Tanah Abang

Lebih jauh Bamsoet mendorong pemerintah dapat menginstruksikan semua instansi pemerintah pusat dan daerah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi karyawan yang mulai kembali bekerja,” tutur Bamsoet.

Baca Juga : Stasiun Bogor Padat, Bima Arya : Efek Perkantoran di Jakarta Mulai Dibuka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini