Mengenal Letda Alberta, Pilot Cantik Heli Serang TNI AD Kebanggaan Warga Dayak

Fahmi Firdaus , Okezone · Senin 08 Juni 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 337 2226206 mengenal-letda-alberta-pilot-cantik-heli-serang-tni-ad-kebanggaan-warga-dayak-mLfSdV2qXn.jpg dok: Dispenad

JAKARTA – Di balik sifatnya yang feminin dan murah senyum, Letda Cpn (K) Alberta Injilia ternyata merupakan sosok perempuan yang tangguh di udara. Dara cantik ini merupakan salah satu penerbang helikopter yang memiliki spesifikasi heli Bell 412 dan Heli Serang Fenec AS 550, yang sehari-harinya menjabat sebagai Perwira Penerbang II Flight Heli Serang Skadron-12/Serbu Way Tuba.

Perjalanannya menjadi pilot wanita bukanlah hal yang mudah diraih begitu saja. Wanita yang akrab disapa Anong ini menceritakan bagaimana ia menjalani masa sekolahnya yang penuh kesederhanaan.

ist

Alumni Taruni Akmil 2018 ini berasal dari keluarga sederhana yang berasal dari suku Dayak Provinsi Kalimantan Barat. Setelah lulus sekolah dari SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Kubu Raya, dia mengikuti seleksi Taruni Akmil Magelang, menggapai mimpi masa kecilnya yang bercita-cita menjadi seorang prajurit Korps Wanita Angkatan Darat.

“Semua berawal ketika ia menjadi anggota Paskibraka di Kubu Raya, tekadnya menjadi prajurit TNI kian bulat. Karena kegigihannya tanpa kenal kata menyerah, mengantarkannya menjadi salah seorang calon Taruni yang lulus untuk menempuh pendidikan di lembah Tidar Magelang,” tulis rilis Dispenad yang diterima Okezone, Senin (8/6/2020).

Di lembaga pendidikan inilah putra putri terbaik bangsa, digembleng, diasah dan dididik menjadi calon pemimpin Angkatan Darat di masa depan.

Sederhana tapi tegas pada prinsip

Anak ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Arkadius Ardi (59) dan Sopianita (49) ini lahir di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada 14 September 1996.

Semasa kecil, ketegasan selalu melekat dalam dirinya. Maklum, latar belakang keluarga yang religius membuatnya menjadi pribadi tak malu mengakui jika melakukan kesalahan, dan tak kenal kompromi serta tegas pada pilihan cita-cita.

Hal ini pula yang mengantarnya berhasil lulus menjadi Taruni, sejak awal seleksi di daerah selalu on time di tempat seleksi, serta selalu berusaha menjadi yang terbaik dalam tahapan test.

“Jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan, sekali kita melewatinya belum tentu kemudian hari kesempatan itu menghampiri kita,” kenang Alberta kala itu.

Dalam hidup urainya, memegang prinsip menjadi modal dasar dalam meraih impian.

“Tatkala menemui hambatan, jangan pernah untuk menyerah, pasti ada jalan kalau kita mau berusaha, belajar serta kerja keras,” sahut Alberta.

Pilot perempuan TNI AD

Setelah lulus dari Akmil, Alberta direkrut untuk menjadi penerbang di TNI AD. Wanita asal Pontianak ini mengaku awalnya tidak tahu ada Korps Penerbang di TNI AD.

"Awalnya saya tidak tahu ada Korps Penerbang Angkatan Darat. Setelah test psikologi, saya cocok dan diberi kesempatan untuk jadi pilot," ungkap Alberta beberapa waktu lalu.

Menjadi pilot wanita di Angkatan Darat adalah kebanggaan tersendiri bagi Alberta, terlebih sosok wanita di Korps Penerbang AD belum banyak. Walau begitu, kemampuan Alberta menjadi bukti, dan kini ada pilot wanita lain yang bergabung di Korps Penerbang AD.

Sudah hampir satu tahun ditempatkan di Korps penerbang TNI AD. Tugasnya pun juga tak bisa dianggap remeh, karena ialah yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan segala hal sebelum terbang, dari mengecek mesin hingga briefing ke rekan satu tim.

Di mata keluarga sosok Alberta merupakan pribadi yang miliki jiwa keras dan tegas pada pendirian. Masa kecil nya sama seperti anak-anak pada umumnya, nakal, lugu dan manja karena menjadi anak yang bungsu lumayan lama.

Di mata bapaknya, Ardi menilai Alberta memiliki jiwa kepemimpinan, motivasi yang cukup tinggi. Apalagi dirinya merupakan anggota Paskibraka di Kubu Raya makin membulatkan tekadnya untuk mendaftar menjadi calon Taruni Akmil.

“Orang suka tantangan, uji adrenalin dan pemberani menjadikannya bercita-cita menjadi seorang anggota militer, “ urai sang bapak.

Sebagai orangtua kami mengucapkan terima kasih atas penyertaan Tuhan, terima kasih pemerintah khususnya Akademi Militer yang telah mendidik anaknya menjadi seorang prajurit wanita Angkatan Darat, dan Pangdam XII/Tanjungpura yang memberikan support.

“Kami bangga dengan profesinya sebagai seorang prajurit TNI inilah wujud pengabdiannya untuk keluarga, bangsa dan negara,” harap ayah empat anak ini.

Sementara itu, Kapten Cpn Fadli Akbar Sirait mengatakan bawa ini merupakan tugas pertama Alberta sebagai pasukan BKO, yang mana kru semuanya adalah kaum pria.

“Walau dia wanita satu-satunya, tapi dia tetap menunjukkan tanggung jawab dan profesional sebagai seorang Co-Pilot,” terangnya.

Adapun Sertu Marten P.Sitorus, salah seorang crewnya mengungkapkan bahwa sosok Alberta merupakan pribadi yang tegas, supel mudah bergaulan perhatian kepada anggota.

“Dan yang paling khas adalah wajahnya yang oriental, padahal dia merupakan putri asli Pontianak, “ tuturnya.

Distribusikan logistik ke wilayah pedalaman

Saat ini Alberta bersama Kapten Cpn Fadli Akbar Sirait serta 6 kru helikopter lainnya ditugaskan untuk membantu pendistribusian beras bantuan ke wilayah Sungkung yang merupakan daerah sulit diakses dengan menggunakan transportasi darat.

Ia mengaku bangga bisa melaksanakan tugas dalam kegiatan pendistribusian beras bantuan oleh Kodam XII/Tpr untuk warga terdampak Covid-19 di daerah pedalaman Sungkung.

"Ini merupakan salah satu tugas kemanusiaan, apalagi saya yang asli Kalbar tentunya juga tidak ingin melihat saudara-saudara saya di pedalaman mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19 ini," katanya mantap.

Menurut perempuan yang murah senyum ini, menjadi bagian dari kegiatan kemanusiaan ini merupakan sebuah panggilan negara yang wajib dilakukan.

"Kita sesuaikan dengan profesi masing-masing ya, mengatasi pandemi serta dampaknya ini adalah tugas bersama. Apapun latar belakang profesi kita, wajib ikut serta bersama-sama mencegah Covid-19," ucapnya.

Dia juga berpesan kepada kaum perempuan untuk jangan takut dalam berkarya dan jangan pernah berhenti untuk bermimpi. “Kejarlah cita-citamu, diiringi kerja keras pasti akan tercapai,” pungkas Alberta memberi motivasi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini