Ibadah Haji 1960-an, Soekarno Cetuskan Ide Penghijauan di Padang Arafah

Ahmad Luthfi, Okezone · Sabtu 06 Juni 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 06 337 2225437 ibadah-haji-1960-an-soekarno-cetuskan-ide-penghijauan-di-padang-arafah-L4DqohmMOB.jpg (Foto: Rani/Okezone)

JAKARTA - Tanggal 6 Juni merupakan hari lahirnya Soekarno, Presiden pertama Indonesia. Sang proklamator Indonesia itu lahir pada 1901 dari rahim seorang ibu bernama Ida Ayu Nyoman Rai.

Di antara sisi menarik dari mantan Presiden pertama Indonesia itu, Soekarno pernah memberikan ide penghijauan untuk wilayah Padang Arafah, Arab Saudi. Ide itu muncul ketika Soekarno menjalani ibadah haji.

Ide penghijauan itu akhirnya terlaksana dan kini dapat dilihat oleh warga Arab Saudi atau jamaah haji. Di tengah belantara gurun terdapat deretan pohon yang sangat rindang.

Bagi orang Arab Saudi, pohon itu akrab disebut Pohon Soekarno. "Pohon ini memang idenya Pak Soekarno. Tetapi yang membawa bukan Pak Karno, tapi Pak Ali Sadikin," ujar Samsyul, WNI yang tinggal di Arab Saudi atau mukimin, Sabtu (12/8/2017).

Dia menjelaskan, saat itu Pak Soekarno menunaikan ibadah haji 1960-an. Lalu melihat deretan pohon di Arafah yang tampak kering.

Kemudian Soekarno mengusulkan ditanami pohon Mimba. Pohon ini banyak ditemukan di Madura. Sejak saat itu, kebanyakan orang mengenalnya sebagai Pohon Pak Soekarno.

Pohon Mimba memang cocok ditanam di daerah yang sangat gersang. Jika cuaca panas dia akan tumbuh banyak daun. Sementara pada musim hujan, daunnya akan rontok.

Pohon ini konon memiliki banyak manfaat. Di India pohon ini memiliki manfaat untuk menyembuhkan penyakit kulit malaria diabetes dan Malaria.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini