Baleg Tegaskan Pembahasan RUU Ciptaker Bermanfaat untuk Masyarakat

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 05 Juni 2020 04:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 337 2224787 baleg-tegaskan-pembahasan-ruu-ciptaker-bermanfaat-untuk-masyarakat-v0iKVu24tb.jpg Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi. (Sindonews/Sutikno)

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi menjelaskan, pembahasan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) di klaster UMKM ditargetkan bisa segera selesai dan akan terus ditayangkan secara terbuka ke publik.

"Pembahasan di masa reses ini sudah seizin pimpinan. Ini juga sesuai peraturan perundangan dan pembahasan di panja ini sangat terbuka, bisa diakses semua publik," kata Achmad Baidowi dalam keterangannya, Kamis (4/6/2020).

Baidowi menegaskan, Baleg ingin membuktikan ke publik bahwa Omnibus Law RUU Ciptaker ini justru sangat bermanfaat dengan lingkup yang sangat luas mendorong kemajuan UMKM di Indonesia.

Ilustrasi. (Foto : Okezone,com)

Selain itu, pembahasan RUU Ciptaker tak hanya soal ketenagakerjaan yang selama ini selalu mengundang prokontra di masyarakat.

"Di bidang UMKM, kemudahan perizinan ini yang paling utama. Biasanya UMKM itu harus mengurus hingga tiga izin, kita upayakan melalui RUU Cipta Kerja cukup satu izin tapi mencakup semua termasuk SNI dan sertifikat halal," katanya.

Selain itu, persyaratan pembuatan usaha akan menjadi perhatian dengan memastikan kemudahan membuat usaha tingkat menengah. Tak hanya itu, perdebatan yang konstruktif juga terjadi saat pembahasan soal data tunggal UMKM.

"Ini supaya kita tahu data yang valid jumlahnya berapa, ini penting sekali supaya jika ada stimulus-stimulus dari pemerintah untuk membantu UMKM, ini bisa efektif," ucap Baidowi.

Menurutnya, Baleg menargetkan pembahasan soal klaster UMKM di RUU Ciptaker bisa diselesaikan sesegera mungkin. Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) perkoperasian nomor 130-148 yang diputuskan ditunda, akan dibahas kembali dalam rapat kerja lanjutan.

Baca Juga : Tanpa Fraksi Demokrat, DPR Gelar Rapat Lanjutan RUU Cipta Kerja

"Ada beberapa yang lainnya perlu perbaikan redaksional. Ya diusahakan secepat mungkin, tapi pasti ada dinamika pembahasan ya," tutur Baidowi.

Baca Juga : Baleg DPR Tunda Pembahasan DIM RUU Cipta Kerja & Inovasi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini