Kejar Target Periksa 20 Ribu Spesimen, Pemerintah Buka Rekrutmen Relawan Covid-19 Besar-Besaran

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 04 Juni 2020 22:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 337 2224733 kejar-target-periksa-20-ribu-spesimen-pemerintah-buka-rekrutmen-relawan-covid-19-besar-besaran-Cbv3zTNszl.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Proses pengujian spesimen virus corona (Covid-19) yang dilakukan pemerintah telah melampaui target 10 ribu per hari. Presiden Jokowi meminta pengujian spesimen bisa dilakukan lebih agresif dengan memeriksa 20 ribu spesimen per harinya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, tes tersebut kemudian akan bergerak menuju target 30 ribu per hari.

Ketua Dewan Pengarah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 itu menyampaikan akan terus mengarahkan Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan untuk terus mempercepat pengujian spesimen.

"Nanti kami Gugus Tugas dan Kemenkes akan terus mempercepat untuk target 20 ribu dan selanjutnya kita bergerak ke target 30 ribu sesuai dengan perhitungan bapak Presiden," kata Muhadjir saat telekonferensi, Kamis (4/6/2020).

Bertambah 486, Total Pasien Sembuh Corona Menjadi 8.892 Orang

Muhadjir menerangkan, perlu peningkatan sumber daya manusia (SDM) guna mempercepat proses pengujian spesimen tersebut.

"Karena itu kita memerlukan relawan yang bisa mem-backup. Ini membutuhkan tenaga besar," ucapnya.

Muhadjir menerangkan, para relawan tersebut mulai dari kalangan mahasiswa di bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, dan mahasiswa S2 di bidang biologi molekuler. Hal itu pun telah mendapat persetujuan dari Presiden Jokowi untuk segera melakukan rekrutmen sukarelawan secara besar-besaran.

Muhadjir melanjutkan, perekrutan sukarelawan yang dilakukan diharapkan akan mengoptimalkan pengujian spesimen dengan sistem shifting sehingga penggunaan mesin tes polymerase chain reaction (PCR) untuk melakukan pengujian spesimen bisa dimaksimalkan.

"Ini juga mesti ada sif sehingga alat-alat bisa bekerja dengan optimal dan kemungkinan kesalahan akibat overload jam kerjanya bisa dikurangi," katanya.

Baca Juga : Kejar Target Uji Spesimen 20 Ribu Per Hari, Pemerintah Libatkan Swasta

Mantan Mendikbud itu mengatakan, pemerintah kemungkinan akan memanfaatkan sistem kuliah kerja nyata (KKN) dan program praktik lapangan (PPL) di kampus untuk memasukkan para mahasiswa menjadi sukarelawan dalam pengujian spesimen virus corona.

"Pak Presiden menyetujui agar Pak Menristek/Kepala BRIN dengan Menkes dan Mendikbud untuk menginisiasi relawan dan mungkin bisa dikaitkan dengan kegiatan KKN dan PPL mahasiswa-mahasiswa tersebut," tuturnya.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Sumsel Bertambah 27, Kini 1.056 Orang

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini