PP Muhammadiyah: Sulit bagi Pemerintah Selenggarakan Haji 2020

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 02 Juni 2020 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 337 2223360 pp-muhammadiyah-sulit-bagi-pemerintah-selenggarakan-haji-2020-eccyDx9KUQ.jpg Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Keputusan pemerintah untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji tahun 1441 H/2020 dinilai sebagai langkah yang tepat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti

Abdul Mu'ti mengatakan, secara syariah keputusan tersebut tidak melanggar karena di antara syarat haji selain mampu secara ekonomi, kesehatan, mental, dan agama, juga aman selama perjalanan.

"Secara undang-undang juga tidak melanggar. Dengan belum adanya keputusan Pemerintah Arab Saudi mengenai haji, sangat sulit bagi Pemerintah Indonesia untuk dapat menyelenggarakan ibadah haji tahun ini," ujar Abdul Mu'ti seperti dilansir dari SINDOnews, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, ada tiga konsekuensi yang harus diberikan solusi. Pertama, antrean haji yang semakin panjang. Kedua, biaya haji yang sudah dikeluarkan oleh masyarakat dan mungkin dikelola oleh biro haji dan KBIH. Ketiga, pertanggungjawaban dana APBN haji.

"Masyarakat, khususnya umat Islam, hendaknya tetap tenang dan dapat memahami keputusan pemerintah. Keadaannya memang darurat. Semuanya hendaknya berdoa agar Covid-19 dapat segera diatasi," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, Keputusan ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia.

Baca Juga : Sempat Ngumpet di Kamar, Begini Kronologi KPK Tangkap Nurhadi

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriyah," ujar Fachrul dalam jumpa pers yang disiarkan langsung melalui YouTube, Selasa (2/6/2020). (Baca juga: Keputusan Menag Tidak Berangkatkan Jemaah Haji Dikritik DPR)

Dia menjelaskan Pemerintah Arab Saudi hingga saat ini masih belum membuka akses bagi negara mana pun terkait pandemi Corona (COVID-19).

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini