Bamsoet Tegaskan Nilai Pancasila Senjata Pamungkas Hadapi Pandemi Corona

Tim Okezone, Okezone · Senin 01 Juni 2020 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 337 2222961 bamsoet-tegaskan-nilai-pancasila-senjata-pamungkas-hadapi-pandemi-corona-Vta4kIHkJT.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyatakan Indonesia telah menunjukan kepada dunia bahwa ideologi Pancasila yang bersarikan gotong royong, mampu menjadi senjata pamungkas bangsa Indonesia menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut, sambungnya, nampak dari sigapnya masyarakat di garis terdepan perjuangan melawan Covid-19. Dari mulai menggalang donasi, memberikan bantuan, hingga menyiapkan tempat karantina secara mandiri di lingkungan RT/RW setempat.

"Di tengah ketidakakuratan dan simpang siur data penerima bantuan sosial yang menyebabkan lambatnya bantuan dari pemerintah turun ke lapangan, masyakat justru sudah terlebih dahulu menggalang donasi. Memanfaatkan berbagai platform digital, donasi yang terkumpul jika ditotal mencapai ratusan miliar rupiah. Disadari atau tidak, sikap gotong royong tersebut menandakan bahwa spirit Pancasila masih mengalir deras dalam setiap aliran darah anak bangsa," ujar Bamsoet usai mengikuti Upacara Perayaan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan secara virtual, di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Dalam upacara virtual tersebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Inspektur Upacara dari Istana Bogor, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo membacakan teks Pancasila dari Kantor MPR RI, Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan Pembukaan UUD NRI 1945 dari Kantor DPR RI, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membacakan doa dari kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengungkapkan, ideologi Pancasila dengan spirit ekonomi kerakyatan terbukti mampu menguatkan tiang perekonomian nasional sehingga tak mudah rapuh diterjang berbagai badai. Terbukti sejak diterpa krisis global 2008 dan kini pandemi Covid-19 yang mengguncang perekonomian dunia hingga hancur lebur. Indonesia juga terdampak, namun perekonomian Indonesia tak sampai babak belur.

"Riset terbaru Morgan Stanley memperlihatkan bahwa Indonesia termasuk kelompok negara kedua, setelah Tiongkok, yang perekonomiannya akan cepat pulih ke kondisi pra-Covid-19. Kemampuan Pancasila yang selalu terbukti mampu menjaga bangsa ini dari berbagai badai, membuat berbagai ideologi transnasional lainnya tak akan bisa hidup di Tanah Air tercinta," ujar Bamsoet.

Baca Juga : Pemkab Purwakarta Kebut Persiapan Kebijakan New Normal

Bamsoet menambahkan, kuatnya spirit gotong royong itu jugalah yang menempatkan Indonesia di posisi pertama sebagai negara paling dermawan se-Dunia berdasarkan survei Charities Aid Foundation (CAF), sebuah lembaga amal berbasis di Inggris.

"Melalui tiga aspek kebaikan yang dijadikan sebagai indikator, yakni membantu orang yang tidak dikenal, memberi sumbangan, dan menjadi relawan, Indonesia memperoleh skor 59. Disusul kemudian oleh Australia, Selandia Baru, Amerika, dan Irlandia. Ini sangat membanggakan," pungkas Bamsoet.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini