Hari Lahir Pancasila, Jokowi Ingin Indonesia Menang Lawan Virus Corona

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 01 Juni 2020 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 337 2222634 hari-lahir-pancasila-jokowi-ingin-indonesia-menang-lawan-virus-corona-vZOL3FNnph.PNG Presiden Jokowi. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia menjadi pemenang dalam pengendalian virus corona atau Covid-19. Hal itu diucapkannya saat memberikan amanat upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, secra virtual, Senin (1/6/2020).

"Menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun pemulihan ekonominya," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, sebagai bangsa besar, Indonesia harus bisa tampil sebagai pemenang. Ia juga ingin menciptakan peluang di tengah kesulitan, yakni dengan terus beriovasi dan berkarya.

"Sebagai bangsa besar kita harus tampil sebagai pemenang," imbuhnya.

Jokowi ingin rakyat Indonesia memenangkan masa depan sehingga mampu mewujudkan cita-cita luhur pendiri bangsa. "Tunjukkan kita bangsa yang kuat, selamat hari lahir Pancasila," pungkas Jokowi.

Presiden Jokowi.

Presiden menyampaikan, Covid-19 menguji daya juang, pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan dan ketenangan seluruh elemen bangsa.

Baca juga: Presiden Jokowi Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila secara Virtual

Di tengah situasi sulit itu, Kepala Negara bersyukur Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan dalam mengatasi seluruh tantangan.

"Kita bersyukur Pancasila tetap jadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya, menggerakkan persatuan kita, dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan kepedulian kita saling berbagi, memperkokoh kesaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meingankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhkan daya juang menghadapi kesulitan yang kita hadapi," kata Jokowi.

Upacara ini juga diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Menko PMK Muhadjir Effendy.

Kemudian upacara juga diikuti oleh seluruh jajaran pejabat negara lainnya secara virtual. Pembacaan teks Pancasila dibacakan oleh Bambang Soesatyo. Sedangkan pembacaan naskah UUD 1945 dibacakan oleh Puan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini