Helmet Thermal KC Wearable TNI AD Dapat Deteksi Suhu Tubuh dari Jarak Jauh

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 30 Mei 2020 21:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 30 337 2222170 helmet-thermal-kc-wearable-tni-ad-deteksi-suhu-tubuh-dari-jarak-jauh-DASRPwHp8Q.jpeg Foto: Dispenad

JAKARTA – Komitmen memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia, terus ditunjukkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Salah satunya dengan menggunakan helm berteknologi terbaru helm thermal KC wearable. Helmet ini merupakan inovasi IT canggih untuk mendeteksi suhu tubuh beberapa orang dalam waktu yang sama, lebih cepat dan efektif dibandingkan thermo gun.

“Inovasi ini dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang melalui jarak sampai dengan 10 meter. Selain itu dapat memeriksa suhu tubuh orang yang lebih banyak dan tentunya waktunya akan lebih cepat dan efektif. Selama ini kita hanya menggunakan thermo gun, sehingga lebih cepat dan efektif,” ujar Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, dalam keterangannya yang diterima Okezone, Sabtu (30/5/2020).

Dikatakan Nefra, helmet ini dapat mencegah prajurit terpapar virus corona. “Tentunya juga dapat mereduksi risiko petugas pemeriksa akibat kontak dekat jika menggunakan thermo gun,” tegasnya.

“Di Mabes AD kita sosialiasi sekaligus latihkan penggunaannya. Selain untuk mendeteksi dan menyeleksi orang yang masuk ke fasilitas TNI AD, termasuk rumah sakit, ini juga menegaskan komitmen TNI AD dalam memutus dan mencegah penyebaran pandemi COVID-19,” lanjutnya.

Sementara itu, Letda Ckm (K) dr. Eva salah satu peserta pelatihan dari kesehatan Sekolah Calon Perwira AD di Bandung menyampaikan, kehadiran helmet thermal KC wearable sangat membantu bagi tenaga medis karena karena lebih cepat dalam mendeteksi suhu tubuh.

“Selama ini untuk mengecek suhu tubuh, kita lakukan satu per satu dan dengan jarak yang dekat. Namun dengan alat ini kita dapat mendeteksi suhu tubuh seseorang lebih cepat, dan dapat dilakukan dari jarak jauh tanpa harus mendekati orang tersebut,” jelas dr. Eva.

Dia berharap, penggunaan helmet ini dapat mengurangi kasus positif Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Tentunya sangat membantu tim medis, karena dapat mendeteksi secara dini dari orang-orang yang terinfeksi Covid-19, sehingga dapat mengurangi dampak penyebaran pandemi ini,” pungkasnya.

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini