Bahas New Normal saat Halal Bihalal Virtual, Airlangga: Jangan Sampai Banyak PHK

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 30 Mei 2020 00:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 30 337 2221819 bahas-new-normal-saat-halal-bihalal-virtual-airlangga-jangan-sampai-banyak-phk-QbvVHVCBzC.jpg Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto : DPP Partai Golkar)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama para petinggi DPP partai berlambang pohon beringin menggelar halal bi halal secara virtual, Jumat (29/5/2020). Acara tersebut diikuti sejumlah jajaran petinggi partai baik di pusat dan daerah dari kediaman masing-masing.

Airlangga berharap, bulan Syawal ini menjadi momentum bagi kader Golkar untuk meningkatkan kinerja dan kerja lebih keras, lebih produktif dalam menjalankan ideologi Partai Golkar.

“Di tengah pandemi Covid-19 dan sebelum ditemukan vaksin Covid, kita mendukung langkah pemerintah untuk memberlakukan normal baru atau new normal. Di mana masyarakat menjalankan aktivitas seperti biasa dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid secara ketat agar tetap terhindar dari penularan virus tersebut,” ujar Airlangga.

Airlangga menggelar silaturahmi virtual dengan petinggi Golkar (Foto : DPP Partai Golkar)

Karena itu, Airlangga yang juga Menko Perekonomian ini berharap seluruh kader Partai Golkar dan seluruh Ketua DPD Partai Golkar agar ikut menjaga protokol new normal ini agar bisa menyelesaikan dua hal. Pertama memutus mata rantai covid-19, kedua menurunkan mata rantai semakin banyaknya PHK di sejumlah perusahaan. “Jadi memutus pandemi kesehatan dan menjaga pandemi jangan sampai terjadi banyak PHK,” kata Airlangga.

Sementara, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Abu Rizal Bakrie yang turut dalam halal bi halal tersebut turut mengingatkan kondisi masyarakat Indonesia saat ini banyak yang tengah dilanda kesulitan lantaran pandemi corona. “Kita harus menyadari banyak orang yang lebih sulit dari pada kita. Saya mengharapkan seluruh kader Partai Golkar, kiranya bisa ikut memberi saran dan bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara untuk mengatasi kesulitan ini,” ujar Abu Rizal.

“Saya berharap Partai Golkar menjadi institusi perekat, dari kesatuan dan persatuan bangsa. Kita bersama pemerintah juga menjalankan protokol kesehatan meski bekerja seperti biasa,” sambungnya.

Selain Airlangga dan Abu Rizal Bakrie, Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar, Luhut Binsar Panjaitan pun meminta agar Golkar tetap menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan. “Tantangan Golkar di depan itu banyak, seperti Pilkada 9 Desember 2020. Ini suatu evaluasi pembinaan kita ke bawah. Ayo kita kerja keras di tengah Covid-19 ini,” kata Luhut.

Baca Juga : Bansos Corona, Menko PMK: Jabar Sudah Tersalur 80 Persen Meski Medannya Sulit

Luhut juga meminta agar roda organisasi Golkar berjalan baik. “Saya ingin Golkar ini hebat, paten! Saya tidak ingin lihat Golkar ini aneh-aneh. Kita dukung Ketua Umum Airlangga Hartarto. Saya harap pak Airlangga juga memimpin dengan hati,” pungkas Luhut.

Sementara, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung meminta agar Golkar kembali bisa menjadi partai pemenang. “Kita pernah menjadi pemenang, maka lakukan konsolidasi dari pusat sampai daerah dan soliditas kita jaga. Suara Golkar adalah suara rakyat, Insya Allah kita bisa menjadi pemenang,” kata Akbar Tanjung.

Lain halnya dengan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono yang berharap kepada Ketum Golkar yang juga Menko Perekonomian agar pekan depan sudah mulai melakukan percepatan recovery perekonomian.

“Kami berharap, khususnya golongan ekonomi lemah perlu pertolongan tangan-tangan negara. Utamanya para pelaku usaha UMKM dan juga pekerja-pekerja UMKM, agar ekonomi sektor riil benar-benar bergerak, karena dapat menyerap tenaga kerja dan mendongkrak daya beli rakyat,” kata Agung Laksono.

Ketua Dewan Etik Partai Golkar, Mohammad Hatta, juga meminta jajaran Golkar untuk bersatu menghadapi masa percobaan seperti saat ini. “Terlebih karena ketua umum kita Pak Airlangga Hartarto memiliki tugas yang cukup berat. Sudah sepantasnya, kita semua jajaran pengurus Partai Golkar untuk ikut Bersatu, menghilangkan semua perbedaan-perbedaan,” kata Hatta.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini