Petugas Pakai APD Layani Penumpang Kereta Api saat New Normal

Pernita Hestin Untari, Okezone · Jum'at 29 Mei 2020 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 337 2221571 petugas-pakai-apd-layani-penumpang-kereta-api-saat-new-normal-TMxHkuNtlx.jpg Petugas menyemprot disinfektan ke kursi penumpang kereta api (PT KAI)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah menyiapkan pedoman New Normal dalam pelayanan kepada pelanggan baik pada bisnis angkutan penumpang dan barang. Kontak fisik akan dikurangi dan protokol kesehatan diterapkan.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, dalam melayani pelanggan atau penumpang pada New Normal, petugas frontliner KAI yang berpotensi kontak jarak dekat dengan penumpang dibekali dengan alat pelindung diri (APD) berupa masker, sarung tangan, dan face shield.

Petugas tersebut antara lain petugas loket, customer service, petugas boarding, kondektur, Polsuska, pramugari kereta, dan petugas kebersihan di atas kereta.

“Petugas juga kami lengkapi APD agar memberikan rasa aman kepada para pelanggan yang dilayani oleh petugas kami,” kata Joni dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Jumat (29/5/2020).

Di samping itu, KAI juga tetap membersihkan kereta dan fasilitas stasiun secara intensif menggunakan bahan pembersih yang mengandung disinfektan. Fasilitas higienitas berupa wastafel pertabel dan hand sanitizer juga disediakan di titik-titik yang mudah dijangkau oleh penumpang.ilustrasi

“Kami mengimbau kepada para penumpang untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, melakukan cuci tangan, membawa hand sanitizer pribadi, menjaga kesehatan, melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat, serta tidak ragu melapor kepada petugas jika tiba-tiba merasa tidak sehat,” kata Joni.

Baca juga: New Normal, Penumpang Kereta Api Akan Dicek Suhu Tubuh Tiap 3 Jam

Menurut Joni, pedoman New Normal dibuat KAI sebagai bentuk adaptasi pelayanan perkeretaapian dengan mengurangi kontak fisik dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pedoman ini dibuat untuk melindungi pegawai dan pelanggan kami dari kemungkinan terpapar Covid-19 pada masa New Normal,” ujarnya.

Joni menerangkan pedoman new normal tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini