KPK Setor Rp1,1 Miliar dari Terpidana Kasus Suap Proyek SPAM ke Kas Negara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 29 Mei 2020 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 337 2221570 kpk-setor-rp1-1-miliar-dari-terpidana-kasus-suap-proyek-spam-ke-kas-negara-eduJH5HTlM.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetorkan uang pengganti Teuku Mochamad Nazar, sebesar Rp1.100.000.000, ke kas negara. Teuku Mochamad Nazar merupakan terpidana kasus suap pelaksanaan proyek pembangunan sistem pengendalian air minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018 di Kementerian PUPR.

"Total penyetoran ke kas negara hingga saat ini sebesar Rp1.100.000.000," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (29/5/2020).

Berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, mantan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Tanggap Darurat Permukiman Pusat PUPR, Teuku Mochamad Nazar dijatuhi hukuman enam tahun penjara, dan denda Rp250 Juta subsidair dua bulan kurungan. Teuku Nazar juga diganjar pidana tambahan berupa uang pengganti Rp6.458.005.000.

Teuku Nazar membayar uang pengganti dengan cara mencicil. Saat ini, ia baru membayar uang pengganti sebesar Rp1.100.000.000 dari total keseluruhan yang harus dibayar Rp6.458.005.000. Uang sebesar Rp1,1 miliar itu telah diserahkan KPK ke kas negara sebagai bentuk asset recovery.

 KPK

Adapun rincian uang pengganti Teuku Nazar yang sudah disetor KPK ke kas negara yaitu, sebesar Rp300.000.000, pada tanggal 26 November 2019; Rp400.000.000 pada tanggal 27 Januari 2020; serta Rp400.000.000, pada 18 Mei 2020. Jadi, Teuku Nazar masih kurang untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5.358.005.000.

"Untuk sisanya sebesar Rp5.358.005.000, KPK akan tetap berupaya melakukan penagihan," pungkasnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini