KPU Akan Revisi Anggaran Pilkada 2020, Ini Alasannya

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 28 Mei 2020 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 337 2220904 kpu-akan-revisi-anggaran-pilkada-2020-ini-alasannya-LRaxDOwqDt.jpg Arief Budiman (Istimewa)

JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan, pihaknya akan merevisi anggaran Pilkada 2020, karena ada beberapa kebutuhan yang belum masuk daftar. Kebutuhan itu menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.

"KPU akan mengusulkan angaran dan akan dibahas nah KPU dalam usulan anggaran akan lakukan revisi," kata Arief saat siaran langsung dalam diskusi live streaming ‘Antara Pandemi dan Pilkada, Harus Bagaimana?’ disiarkan akun Youtube rumah pemilu, Kamis (28/5/2020).

Baca juga:  Mendagri Tito Minta Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

Perubahan atau revisi anggaran dilakukan karena Pilkada sudah ditunda hingga 9 Desember 2020, menyusul mewabahnya virus corona. Karena adanya corona, kebutuhan KPU pun bertambah seperti alat pelindung diri (APD) hingga disinfektan.

Dalam rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bawaslu, DKPP, dan Komisi II DPR RI, Rabu 27 Mei kemarin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, KPU mengajukan usulan tambahan anggaran Rp535,9 miliar.

 ilustrasi

Alat pelindung diri (Kemenkes)

Penambahan anggaran itu dilakukan untuk membeli APD bagi petugas penyelenggara pemilu seperti masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah, tong air, sabun cuci tangan, tisu hingga cairan disinfektan.

Arief menjelaskan, dalam anggaran tambahan tersebut pihaknya berencana menambahkan anggaran kebutuhan lain seperti alat coblos sekali pakai hingga tinta.

"Anggaran yang akan kita lakukan revisi itu pertama kami belum cantumkan alat coblos sekali pakai, kami ingin menghindari paku dipakai berulang kami berfikir sekali coblos," kata Arief.

Kedua tinta kata Arief, sebab biasanya kita memasukkan satu tinta secara beramai-ramai hal itu berbaha untuk masyarakat ditengah corona.

"Kemungkinan ada dua pakai tetes oleh petugas, kedua pakai spray tangannya di semprot," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini