16.000 Kendaraan Pemudik Diputar Balik

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 28 Mei 2020 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 337 2220817 16-000-kendaraan-pemudik-diputar-balik-HZz4kQNqQo.jpg Kakorlantas Irjen Istiono (Korlantas)

JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan, sudah 16.000 kendaraan dipaksa putar balik oleh petugas karena diyakni hendak ke luar daerah untuk mudik. Kebijakan itu bagian dari menegakkan kebijakan larangan mudik untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Istiono usai memantau arus balik Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dari Jakarta hingga Pejagaan, Kamis (28/5/2020).

Hingga dini hari tadi, Istiono memantau Pos Pengamanan Penyekatan KM 47 Tol Cikampek arah Jakarta, serta arus balik mulai dari Jakarta hingga Pejagan serta memonitor titik Pos Pengamanan hingga Jawa Timur.

Dia memastikan bahwa kondisi arus lalu lintas sangat lancar, dan didominasi oleh kendaraan logistik.

“Penyekatan yang kita bangun dari Jatim, Jateng hingga Jabar berjalan efektif, baik di jalan tol, jalan arteri, jalur tengah, jalur selatan maupun jalur selatannya selatan berjalan baik. Dan ini semua berperan dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 ini,” kata Kakorlantas.ilustrasi

Kakorlantas mengatakan, hingga malam tadi, jumlah kendaraan yang sudah di putarbalikkan bertambah 7.000 kendaraan, jadi total keseluruhan 16.000 kendaraan.

“Penyekatan kita lakukan secara maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. khususnya wilayah Jakarta sesuai dengan anjuran pemerintah untuk tunda dulu masuk ke Jakarta,” ujar Istiono.

Selain itu, Kakorlantas juga menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sudah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran untuk segera mendisiplinkan masyarakat dalam menghadapi “New Normal” yang sedang dicanangkan pemerintah di masa pandemi covid-19 saat ini, dengan menjalankan protokol Covid-19 yang bukan saja di arena publik ranah transportasi, juga di arena publik lainnya.

Misalnya mal, pasar dan konsentrasi wilayah ekonomi serta wisata. Begitu pula di pelayan publik Polri di Samsat dan Satpas, juga di luar ruangan untuk mendisiplinkan masyarakat menggunakan masker, jaga jarak, sering cuci tangan dan terapkan pola hidup sehat.

“Saya pikir itu memang hal-hal yang harus dibiasakan sekarang,” ujar Kakorlantas.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini