3 Agenda Pemerintah saat Penerapan New Normal

Pernita Hestin Untari, Okezone · Selasa 26 Mei 2020 17:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 337 2219889 3-agenda-pemerintah-saat-penerapan-new-normal-2aVDXDBILE.jpg Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah menyiapkan tatanan kehidupan baru atau new normal. Hal tersebut untuk melindungi ekonomi Indonesia yang terkena imbas virus corona (Covid-19). 

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin guna menerapkan new normal, pemerintah akan mengeluarkan protokol baru di tempat kerja.

“Pemerintah mengeluarkan protokol baru di tempat kerja untuk menyambut pola hidup baru di tengah pandemi Covid-19 melalui Keputusan Menteri Kesehatan 328 Tahun 2020,” kata Ngabalin dalam tayangan iNews TV, Selasa (26/5/2020).

Ilustrasi

Menurutnya, protokol tersebut dikeluarkan untuk memitigasi persiapan adaptasi pola hidup baru saat new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Apapun yang terjadi sebagai negara yang kuat dan memiliki kewibawaan peraturan yang dikeluarkan ini selain untuk memitigasi, pemerintah ingin agar aktivitas dan roda perekonomian bisa bergerak di tengah pandemi Covid-19,” imbuh Ngabalin.

Baca Juga: Pengorbanan Ayah saat Pandemi, Rela Makan Nasi Aking Asal Anak Istri Tercukupi

Setidaknya ada tiga agenda penting yang menjadi panduan new normal di tempat kerja dan pusat perekonomian. Pertama, kebijakan manajemen untuk mencegah penularan Covid-19 . Kedua, panduan esensial bagi pekerja, dan terakhir sosialisasi atau edukasi untuk bekerja di tengah pandemi Covid-19.

"Ini yang ditekankan pemerintah untuk mitigasi, pada tatanan hidup baru suka tidak suka dengan Covid-19 ini kita punya satu perilaku baru bagaimana membiasakan diri menggunakan masker dan tidak bosan mencuci tangan dan menjaga jarak, dan menghindari kerumunan orang banyak. Kita harus displin kepada larangan untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata Ngabalin.

Ditambahkan Ngabalin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah memberikan instruksi kepada TNI dan Polri untuk bersama mengawal kebijakan pemerintah agar tidak longgar.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini