Data Virus Corona di Indonesia 25 Mei: 49.361 ODP dan 12.342 PDP

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 25 Mei 2020 19:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 337 2219392 data-virus-corona-di-indonesia-25-mei-49-361-odp-dan-12-342-pdp-3giKukivcb.jpg Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto (foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Sebanyak 49.361 masyarakat Indonesia dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19). Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat ada 12.342 jiwa. Penyebaran itu tersebar di 34 provinsi.

Kategori ODP adalah mereka yang memiliki gejala demam (>38 °C) atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit Covid-19 pada 14 hari terakhir.

Sementara status PDP untuk orang yang mengalami gejala demam (>38°C), ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

"Oleh karena itu mari kembali kita ingat kan kita rubah paradigma kita kita tetap harus mulai produktif namun aman dari Covid-19," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan BNPB, Senin (25/5/2020).

 virus coorna

Ia menjelaskan, data itu terkumpul hingga hari ini sekira pukul 12.00 WIB. Nantinya, pun pemerintah akan terus melakukan pengujian untuk mengetahui secara dini orang yang terpapar Covid-19.

Yuri mengatakan sebaran ini masih terjadi. Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah. Sebab itu merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Sebelumnya, jumlah kasus positif virus Covid-19 bertambah 479 sehingga menjadi 22.750, berdasarkan data per Senin, 25 Mei 2020.

Jumlah itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 256.496 spesimen, baik dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) maupun tes cepat molekuler (TCM).

Dari tambahan 479 kasus positif tersebut, Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang terbanyak dengan 223 kasus.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini