Panduan 'New Normal', DPR: Hati-Hati Perang Lawan Corona Belum Usai

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 25 Mei 2020 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 337 2219308 panduan-new-normal-dpr-hati-hati-perang-lawan-corona-belum-usai-9Ztyk4AD1v.jpg Anggota Komisi IX DPR, Saleh Daulay (foto: Ist)

JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020, tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Daulay menilai aturan bekerja di masa ‘new normal’ hanyalah keputusan biasa, dan sudah diterapkan ataupun tersosialisasikan di masyarakat.

“Tanpa ada keputusan itu, hal-hal yang diatur itu sudah diketahui banyak orang. Apalagi perusahan dan industri. Bahkan sebagian besar telah melaksanakan apa yang ada dalam keputusan itu,” kata Saleh kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Pemerintah Keluarkan Panduan New Normal Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun menilai, keputusan menteri kesehatan tersebut tidak membawa perubahan baru. Jika aturan itu dianggap sebagai bagian dari penerapan new normal, maka kelihatannya tidak tepat.

Dia justru menganggap aturan itu menjadi alasan bagi orang untuk melonggarkan sendiri aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

“Konsekuensinya, jalanan akan ramai kembali. Pasar-pasar, mall-mall, industri, perkantoran, dan tempat kerja lainnya dipastikan akan ramai. Saya menilai, ini masih rawan. Apalagi faktanya, virus covid-19 belum bisa diputus mata rantai penyebarannya,” jelas Saleh.

 Baca juga: Ini 13 Protokol Aparat Pengamanan Cegah Penularan Covid-19

Disamping itu, Saleh mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Ketahanan diri dan keluarga dari ancaman Corona harus diutamakan. Karena itu, semua harus menjaga diri dan anggota keluarganya masing-masing.

“Jangan terlalu gembira dengan aturan kemenkes ini. Tetap berhati-hati. Perang melawan Corona belum usai. Tidak hanya di negara kita, di negara lain pun sama,” tandas Saleh.

Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Menurut Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto, dunia usaha dan masyakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Hal tersebut dikarenakan besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktifitas bekerja.

“Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya,” ujar Terawan sebagaimana dikutip dari laman resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, hari ini.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini