Polri Minta Warga Tak Punya Keterampilan Khusus Tidak Datang ke Jakarta

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 23 337 2218670 polri-minta-warga-tak-punya-keterampilan-khusus-tidak-datang-ke-jakarta-47rmYz75I3.jpg Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan pihaknya bersama dengan TNI terus melakukan penyekatan-penyekatan kepada kendaraan yang nekat mudik ataupun masuk ke dalam DKI Jakarta ketika pandemi Covid-19.

Argo menekankan, terkait penyekatan pada saat arus balik nanti, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kepada warga yang khususnya dari kampung. Nantinya, mereka yang tidak memiliki keterampilan akan dilarang masuk ke Ibu Kota Jakarta.

"Kami harapkan adanya penyekatan arus balik dari berbagai Polda penyekatan arus balik. Artinya masyarakat yang tak punya keterampilan khusus atau tidak punya keahlian diharapkan tak ke Jakarta," kata Argo dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Argo, hal itu disebabkan terjadinya pandemi Covid-19 atau virus corona, lalu diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta hingga 4 Juni 2020.

"Karena kita dalam kondisi corona dan di Jakarta diperpanjang PSBB-nya," ujar Argo.

Sebanyak 4.003 Kendaraan Terindikasi Mudik Dikeluarkan di Tol Cikarang Barat

Titik penyekatan arus balik sendiri sudah disiapkan aparat kepolisian, semisalnya di Polda Jawa Timur, ada penyekatan antar tol di wilayah Sragen, yakni KM 679.000.

"Ada di arteri, ada tujuh di Tuban, Situbondo, Cemoro Sewu, sampai Ngawi, Sragen. Ada juga penyekatan antar kota, di Pantura ada delapan, di jalur tengah ada sembilan, dan selatan ada enam," ucap Argo.

Selanjutnya wilayah Jawa Tengah, penyekatan dilakukan di Exit Tol Sragen KM 528 dan Gate Tol Banyumanik KM 421. Untuk jalur arteri, ada di empat daerah, yaitu Rembang, Blora, Wonogiri, dan Sragen. Sementara untuk penyekatan arus balik antar kota ada 10 titik.

Lalu Polda Jawa Barat, sambung Argo, penyekatan dilakukan di tol lima kota, yaitu Tegal Karang, Plumbon, Ciperna Timur, Kanci, dan Cileduk, yang merupakan indikator GT Palimanan Utama. Sementara untuk jalur tol indikator Cikarang Utama ada lima lokasi dan GT Kalimata tiga lokasi penyekatan.


Baca Juga : Tetap Buka saat PSBB, Toko Pakaian di Bogor Disegel dan Didenda Rp5 Juta

"Di Japek ada tiga itu di KM 47. Sedang di arteri ada di Sukabumi, Cirebon, Kuningan, Banjar, Ciamis. Untuk Polda Banten ada sembilan lokasi penyekatan arus balik," tutur Argo.


Baca Juga : 430 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta di Tengah Pandemi Covid-19

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini