nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Kasus Positif Corona Terus Bertambah, Pemerintah: Masih Ada Sumber Penularan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 18:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 337 2218194 jumlah-kasus-positif-corona-terus-bertambah-pemerintah-masih-ada-sumber-penularan-joocx0yyXV.jpg Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto : BNPB)

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan masih banyak warga abai terhadap protokol kesehatan, salah satunya soal masih adanya yang berkerumun.

“Bahwa penularan masih terjadi. Di luar masih ada sumber penularnya. Di luar masih ada kelompok masyarakat yang rentan tertular. Masih ada hal-hal yang memungkinkan terjadinya penularan,” kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Selain itu, Yurianto menyebut, masih banyak warga yang tidak memperhatikan ataupun disiplin menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Karena tidak rajin mencuci tangan dengan sabun, tidak memakai masker, tidak menjaga jarak pada saat bertemu dengan orang lain karena masih suka untuk tidak menghindari kerumunan,” ujar Yurianto.

Data Terbaru Corona Indonesia 22 Mei 2020 : 20.796 Orang Positif

Dengan penambahan kasus corona yang masih tinggi, Yurianto mengingatkan masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan, yakni rajin mencuci tangan, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan.

“Oleh karena itu, komitmen diperkuat, disiplin dikuatkan, dan yang lebih penting lagi bersama-sama kita jaga untuk saling mengingatkan,” tutur Yurianto.

Dari data terbaru yang diumumkan, pasien positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 634 orang per hari ini. Sehingga totalnya menjadi 20.796

Sementara jumlah pasien sembuh mengalami penambahan sebanyak 219 orang, sehingga totalnya menjadi 5.057 orang. Untuk pasien meninggal dunia juga bertambah sebanyak 48 orang, sehingga totalnya menjadi 1.326 orang.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini