nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Spesialis Anak: Balita Positif Corona Kerap Tak Tunjukkan Gejala

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 16:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 22 337 2218146 dokter-spesialis-anak-pasien-corona-yang-balita-kerap-tak-tunjukkan-gejala-Ryfrwye7mY.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia juga menyerang balita. Menurut, data per 22 Mei 2020, sebanyak 20.796 kasus positif Covid-19 di antaranya merupakan balita berumur 0-5 tahun.

Berdasar beberapa contoh kasus, pasien balita positif Covid-19 tertular dari orang dewasa. Seperti yang terjadi pada pada bayi berumur empat bulan di Pare-Pare, ia tertular ayahnya yang positif Covid-19 setelah pulang dari acara santap kapurung.

Contoh lain, bocah berusia dua tahun di Dumai, Riau, juga terpapar Covid-19. Bocah tersebut tertular dari kakeknya yang menjalani perawatan Covid-19 sejak April 2020.

Menurut Dokter Spesialis Anak RS Hermina Jatinegara, dr Kanya Fidzuno, pasien positif Covid-19 pada balita kerap kali tidak memiliki banyak gejala seperti orang dewasa.

Hal tersebut lantaran balita biasanya memiliki enzim ACE2 yang sedikit. Enzim tersebut merupakan reseptor virus corona yang juga menempel pada saluran napas.

“Reseptor tersebut tidak terlalu banyak di anak sehingga gejalanya berbeda dari orang dewasa. Virus ada tapi gejalanya tidak begitu ketara, berjalan seiring waktu,” kata dr Kanya dalam tayangan iNews, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga : Hary Tanoesoedibjo Sebut Lelang Motor Presiden Jokowi Tak Perlu Dipermasalahkan Lagi

Pada kasus dewasa gelajanya biasanya demam, sesak napas, batuk, pilek, dan gangguan pernapasan lainnya. Menurut dr Kanya kasus pada ank balita gejalanya bisa saja diare, muntah, dan bahkan tidak ada gejala.

“Report (laporan) kasus gejalanya bervasirasi dan kita masih mengumpulkan data,” kata dr Kanya.

Meskipun tidak memiliki gejala, dr Kanya mengatakan balita yang positif Covid-19 bisa menjadi carrier atau mereka dapat menularkan virus ke orang lain tanpa gejala.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini