3 Hal yang Bikin Habib Bahar Ditangkap Lagi, Salah Satunya Langgar PSBB

Pernita Hestin Untari, Okezone · Selasa 19 Mei 2020 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 337 2216528 3-hal-yang-bikin-habib-bahar-ditangkap-lagi-salah-satunya-langgar-psbb-WL1zfPoO3d.jpg Habib Bahar. Foto: Okezone

JAKARTA - Baru tiga hari merasakan udara bebas, Habib Bahar bin Smith ditangkap lagi. Menurut Kepala Divisi Pas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Abdul Haris, terpidana kasus penganiayaan anak tersebut telah melakukan serangkaian pelanggaran yang membuat izin asimilasinya dicabut.

Sebelumnya, Habib Bahar mendapatkan izin asimilasi setelah menjalani setengah masa hukumanya. Ia dijatuhi tiga tahun hukuman penjara dan denda Rp50 juta. Pria yang dijuluki Habib Bule tersebut sudah ditahan sejak Desember 2018 dan berakhir tahun depan.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait pelanggaran Habib Bahar, berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari rilis Kemenkumham.

1. Ceramah Provokatif

Setelah bebas dari penjara pada 16 Mei 2020, Habib Bahar dinilai tidak mengindahkan dan mengikuti bimbingan yang dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Bogor. Ia melangsungkan kegiatan ceramah, sayangnya ceramah yang dilakukannya dinilai provokatif.

Baca Juga: Begini Ceramah Habib Bahar di Depan Massa Pendukung Sebelum Kembali Ditangkap

2. Meresahkan Masyarakat

Video ceramah tersebut kemudian viral dan dinilai menimbulkan keresahan di masyarakat. Selain provokatif, ceramahnya juga dinilai menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah.

3. Melanggar Ketentuan PSBB di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kegiatan tersebut Habib Bahar juga dinilai telah mengindahkan kebijakan Pembatasan Berskala Besar (PSBB) lantaran mengumpulkan massa yang banyak. Seperti diketahui, pada masa pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, masyarakat diimbau untuk menerapkan kebijakan physical distancing dan dilarang bekerumun. Kegiatan mengumpulkan orang dikhawatirkan meningkatkan penularan virus.

Baca Juga: Habib Bahar Ngaku Kembali Masuk Tahanan karena Ceramah

Karena tiga pelanggaran tersebut, Habih Bahar dimasukkan kembali ke Lembaga Pemasayarakatan untuk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan. Pencabutan SK asimilasi Habib Bahar dilakukan oleh Kepala Lapas Cibinong yang pada 15 Mei 2020 telah mengeluarkan SK Asimilasi Nomor: W11.PAS.PAS11.PK.01.04-1473 Tahun 2020. Habib Bahar sebelumnya divonis tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta. Ia dinyatakan bersalah secara hukum atas kasus penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan terhadap anak.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini