Usut Kasus Suap, KPK Panggil Empat Mantan Legislator Sumut

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 19 Mei 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 337 2216384 usut-kasus-suap-kpk-panggil-empat-mantan-legislator-sumut-uY9gXgOIYw.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap empat mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut). Para eks legislator Sumut ini dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Keempat mantan anggota DPRD Sumut itu yakni, Hamami Sul Bahsyan; Rahmad Pardamean Hasibuan; Zulkarnain; Oloan Simbolon. Mereka akan diperiksa terkait kasus dugaan suap yang menyeret belasan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

"Mereka dipanggil sebagai saksi untuk proses penyidikan tersangka RN (Robert Nainggolan)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi pada Selasa (19/5/2020).

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan 14 mantan anggota DPRD Sumut sebagai tersangka penerima suap. Para legislator Sumut itu diduga menerima suap terkait fungsi dan kewenangannya sebagai Anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Ke-14 mantan anggota DPRD Sumut itu yakni, Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Nurhasanah, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Ahmad Hosein Hutagulung. Kemudian, Syamsul Hilal, Robert Nainggolan, Ramli, Mulyani, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, serta Irwansyah Damanik.

Baca Juga: KPK Periksa Mantan Ketua DPRD Sumut Terkait Kasus Suap 

Para anggota DPRD Sumut tersebut diduga menerima suap terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012 hingga 2014. Kemudian terkait persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013 dan 2014.

Selanjutnya terkait pengesahan angggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014 dan 2015. Terakhir, terkait dengan penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara pada 2015.

Para mantan anggota DPRD Sumut itu disinyalir menerima suap dari eks Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho. Hal tersebut diyakini KPK lantaran pihaknya telah menemukan bukti berdasarkan sejumlah keterangan saksi dan beberapa barang bukti elektronik.

Baca Juga: KPK Setor Rp355 Juta dari Terpidana Sigit Pramono ke Kas Negara 

Gatot sendiri merupakan terpidana dalam kasus ini. Dia telah mendapat putusan inkrah pada tahap pertama dengan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Atas perbuatannya ke-14 eks anggota DPRD itu disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Junctl pasal 64 ayat (1) dan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini