Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Pelonggaran PSBB

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 18 Mei 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 337 2216133 presiden-jokowi-tegaskan-tidak-ada-pelonggaran-psbb-afIEOrWVt6.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Ist)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada pengurangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam satu hingga dua pekan ke depan. Kepala negara hanya menyiapkan skenario pelonggaran pembatasan, tapi itu pun tergantung dari data-data terkait angka Covid-19 di lapangan.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo usai mendapat arahan dari Presiden Jokowi saat Rapat Terbatas (Ratas) terkait percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta.

"Arahan dari bapak Presiden sampai dengan satu dan dua minggu kedepan belum ada kebijakan pengurangan pembatasan sehingga apa yang hari ini disampaikan adalah sebuah rencana, sebuah rencana tentang skenario yang nantinya akan tergantung dari data-data lapangan," kata Doni, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Di Tengah PSBB, Warga Bekasi Tetap Berburu Baju Lebaran


Tak hanya soal rencana atau skenario pengurangan PSBB, kata Doni, Presiden Jokowi juga menegaskan terkait larangan untuk mudik menjelang lebaran. Kata Doni, Presiden meminta dengan tegas agar tidak ada yang mudik pada lebaran tahun ini.

"Bapak presiden juga mengulangi kembali larangan mudik. Tidak boleh mudik titik, dan mari kita ikut menjaga secara bersama-sama tingkat kepatuhan masyarakat agar tidak ada yang mudik. supaya risiko terpapar masyarakat di kampung halaman itu bisa kita cegah," jelasnya.

Meskipun melarang untuk mudik, pemerintah memberikan ruang untuk angkutan beroperasi. Angkutan yang diperbolehkan beroperasi meliputi pengangkut logistik pangan dan yang berhubungan dengan pemerintahan.

"Kemudian, juga perlu diingatkan bahwa pelarangan mudik ini tetap memberikan ruang kepada transportasi yang berhubungan dengan aktivitas logistik, aktivitas pangan, dan kegiatan pemerintahan serta kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan percepatan penanganan Covid," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini