Presiden Jokowi: Puskesmas Bisa Diaktivasi Jadi Simpul Pengujian Covid-19

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 18 Mei 2020 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 18 337 2215870 presiden-jokowi-puskesmas-bisa-diaktivasi-jadi-simpul-pengujian-covid-19-ksh96NbTl8.jpg Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Puskesmas harus diperkuat secara fasilitas dan pelayanan, sehingga bisa diaktivasi menjadi simpul dalam pengujian sampel dan penelusuran virus corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberi pengantar dalam rapat terbatas mengenai Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 melalui video konferensi dari Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2020).

“Saya minta fasilitas kesehatan di tingkat pertama yaitu puskesmas harus diperkuat. Karena kita memiliki 10.134 puskesmas di seluruh tanah air dan 4.000 diantaranya adalah puskesmas dengan fasilitas rawat inap,” kata Jokowi.

Selain itu, lanjut Presiden, juga ada 4.883 dokter praktik keluarga ditambah dengan klinik-klinik pratama yang selama ini melayani Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).korona

“Ini betul-betul perlu diefektifkan, sehingga puskesmas dan jaringannya bisa diaktivasi menjadi simpul dalam pengujian sampel, dalam pelacakan, dan dalam penelusuran kasus Covid-19 yang ada di lingkungan wilayah itu, juga menjadi simpul pemantauan ODP maupun OTG,” ujar Jokowi.

Kepala Negara telah menerima laporan dari para Gubernur di mana disimpulkan bahwa yang paling efektif dalam pengendalian penyebaran Covid-19 merupakan unit masyarakat yang paling bawah.

“Oleh sebab itu, saya minta kepada Menteri yang terkait dengan ini, saya minta seluruh Kepala Daerah untuk memperkuat Gugus Tugas di tingkat RT, RW, atau desa atau misalnya di Bali ada desa adat. Ini penting sekali, ini kunci. Kuncinya ada di sini, Gugus Tugas tingkat RT, RW, atau desa atau desa adat.”

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini