Share

Jokowi : BLT Desa Baru Tersalurkan 15%

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 16 Mei 2020 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 16 337 2215174 jokowi-blt-desa-baru-tersalurkan-15-bYhrqC9Nsr.jpg Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone.com/Fahreza)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut realisasi penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan langsung (BLT) desa masih sangat rendah, yakni sebesar 25 persen dan 15 persen.

"Sampai saat ini saya melihat di masyarakat masih terjadi riuh rendah karena tidak mendapatkan BLT Desa dan Bansos Tunai," ucap Jokowi dikutip dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (16/5/2020).

"Perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini BLT Desa yang tersalurkan ke masyarakat baru 15 persen, artinya masih ada 85 persen yang belum diterima oleh masyarakat. Kemudian juga untuk Bansos Tunai ini juga baru kurang lebih 25 persen yang diterima oleh masyarakat, sehingga masih ada 75 persen yang belum diterima," jelasnya.

Kedua bantuan tersebut bernilai Rp600 ribu per bulan yang akan diberikan selama tiga bulan berturut-turut.

Oleh sebab itu, pagi tadi Presiden langsung memerintahkan jajaran terkait, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari P. Batubara, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar untuk mempercepat proses penyaluran BLT Desa maupun Bansos Tunai.

Presiden ingin agar prosedur penyaluran bansos tersebut disederhanakan.

Baca Juga : RSUD Arosuka Solok Ditutup Usai Ada 1 Pasien Positif Corona

"Dengan cara menyederhanakan prosedurnya, memotong prosedurnya, sehingga masyarakat segera menerima bantuan sosial ini baik itu BLT Desa maupun Bansos Tunai. Masyarakat saya harapkan juga menanyakan terus kepada RT, RW, atau kepala desa," tandasnya.

Sekadar informasi, pandemi Covid-19 telah membuat pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut terdiri atas penggratisan listrik untuk pelanggan 450VA dan juga diskon 50 persen untuk pelanggan 900VA bersubsidi, bantuan Kartu Sembako untuk 20 juta penerima, Program Keluarga Harapan yang diberikan kepada 10 juta keluarga, BLT Desa, dan BST.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini