Bandara Soekarno-Hatta Waspadai Surat Bebas Covid-19 Palsu

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 16 Mei 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 16 337 2215085 bandara-soekarno-hatta-waspadai-surat-bebas-covid-19-palsu-yCdMl2YJnE.jpg Bandara Soetta (Foto : Okezone.com)

TANGERANG - Salah satu syarat untuk bisa melakukan perjalanan selama pandemi Covid-19 adalah dengan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dan surat keterangan sehat dan fasilitas kesehatan.

Hal tersebut rupanya dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk memalsukan dua surat penting tersebut agar lolos pemeriksaan dokumen. Bahkan ditemukan transaksi jual beli kedua surat tersebut di platform jual beli online.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno Hatta, Anas Ma'aruf mengatakan sebelum beredar informasi jual beli surat keterangan sehat dan bebas Covid-19, pihaknya telah mengantisipasi dan mewaspadai kemungkinan calon penumpang yang membawa surat palsu.

"Sepertinya ini (kewaspadaan) sudah kami lakukan dari sebelumnya, namun sekarang lebih teliti lagi memeriksa dokumen calon penumpang. Kami juga mewawancarai calon penumpang untuk memastikan surat yang dibawa adalah asli," tutur Anas, Sabtu (16/05/2020)

Pemeriksaan juga tak hanya dilakukan pada kelengkapan dokumen kesehatan, tapi juga pada pada dokumen lain seperti tiket dan surat keterangan alasan perjalanan. Sebelum pemeriksaan oleh petugas KKP, calon penumpang juga akan diperiksa kelengkapan dokumennya. Petugas akan memastikan bahwa yang bersangkutan memang melakukan perjalanan dinas.

"Calon penumpang harus melewati tiga kali pemeriksaan. Pertama diperiksa Satgas Covid-19, apakah tiket tersebut dikirim oleh perusahaan dan dilengkapi dengan surat tugas. Kalau ada, suratnya diperiksa lagi asli atau tidak, baru setelah itu dokumen kesehatan akan diperiksa petugas KKP," tuturnya.

Baca Juga : Satu Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor di OKU Selatan

Calon penumpang juga tidak hanya diperiksa kelengkapan dokumennya, tetapi kesehatan fisik juga diperiksa kembali meskipun telah membawa surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan. Lewat pemeriksaan fisik tersebut, petugas bisa melihat apakah calon penumpang benar-benar dalam keadaan sehat, dan jika menemukan surat yang dicurigai maka petugas akan menghubungi pihak yang mengeluarkan surat tersebut.

"Kalau mencurigakan, kami hubungi kliniknya untuk memastikan apakah yang bersangkutan pernah diperiksa di klinik tersebut. Kalau ada yang lebih mencurigakan lagi sudah pasti ditolak," ujar Anas.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini