Cerita di Balik Pelarungan Jenazah ABK dari Kapal China

iNews TV, MNC Media · Kamis 14 Mei 2020 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 337 2214227 cerita-di-balik-pelarungan-jenazah-abk-dari-kapal-china-Tvdfm8JRFL.jpg Proses menyotalkan jenazah Ari sebelum akhirnya dilarung ke laut (Foto : iNews TV)

JAKARTA - Hingga saat ini 14 Anak Buah Kapal (ABK) Long Xin 629 masih menjalani proses pemeriksaan Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskim Polri terkait kematian Ari di kapal tesebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait kondisi ABK di kapal China itu, dalam program Prime Show, iNews TV mencoba menggali lebih dalam melalui Ical, bukan nama sebenarnya, yang sudah merekam proses pelarungan Ari ke laut.

Ical mengatakan Ari memang sempat mengeluh sakit saat berada di kapal. "Masih sempat diberi obat, tapi obatnya antibiotik. Itu tiga butir sekali minum. Sehari tiga kali minum," ujar Ical dalam program Prime Show, Kamis (14/5/2020).

Namun, Ari tidak bisa melawan rasa sakitnya. Ical menjelaskan, ia bersama 14 ABK lainnya sempat menuntun Ari sesuai dengan aturan Agama Islam saat almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.

Saat Ari meninggal dunia, Ical mengaku sempat mendapatkan cacian dari sang kapten kapal. Kendati begitu, Ical bersama rekannya tetap diizinkan untuk memandikan dan menyolatkan almarhum. "Setelah proses pemadian dan disalatkan, jenazah sempat dimasukkan ke dalam freezer," kata Ical.

Namun, Ical tidak tahu persis tujuan kapten kapal dengan memasukkan jenazah Ari ke dalam freezer. Ia sebelumnya berharap jenazah Ari bisa dibawa ke darat. "Karena enggak manusiawi kalau dibuang. Kita protes jangan sampai ini mayat dibuang," ujarnya.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Larang Masyarakat Gelar Open House Lebaran

Tetapi, keesokan harinya kapten justru meminta para ABK untuk membantu untuk melarung jenazah Ari ke laut. "Kapten bilang 'oke bantuin, kita akan larung'. kata anak-anak enggak mau, ini harus dibawa ke darat, tapi kapten ngeyel untuk dibuang," ujarnya.

"Kapten pun tidak terbuka. Dia mengambil keputusan dengan sendirinya tanpa bicara ke ABK," imbuhnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini