Presiden Jokowi Akui Data Penerima Bansos Masih Bermasalah

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 13 Mei 2020 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 337 2213308 presiden-jokowi-akui-data-penerima-bansos-masih-bermasalah-WQDrwpKGmF.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Media Istana/BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui masih ada permasalahan data penerima bantuan sosial (bansos). Ia mengimbau bila ada warga kurang mampu yang belum terdata, dapat melaporkannya ke pengurus RT/RW setempat.

"Memang ada satu, dua, tiga (masalah) yang berkaitan dengan data masih belum bisa diperbaiki, tapi saya kira pada tahap kedua bulan depan Insya Allah akan lebih baik lagi," kata Jokowi saat meninjau penyaluran bansos tunai di Kantor Pos Kota Bogor, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi Harap Bansos Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Jokowi menuturkan, bila warga kurang mampu telah melapor ke RT/RW setempat, nantinya nama mereka akan diusulkan untuk mendapatkan bansos karena pemerintah telah menyiapkan cadangan.

Ilustrasi

"Melapor kembali pada RT/RW, sehingga bisa disusulkan karena masih ada cadangan bagi yang belum mendapatkan," tuturnya.

Sejurus dengan itu, Jokowi juga mengakui penyaluran bansos belum 100 persen rampung. Misalnya saja masyarakat baru 10 persen yang menerima BLT desa. Oleh karenanya, ia meminta hal tersebut segera diselesaikan karena rakyat sangat menunggu.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini