Kesaksian Penolong Novel Baswedan yang Hampir Ditabrak Pelaku

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 12 Mei 2020 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 337 2213008 kesaksian-penolong-novel-baswedan-yang-hampir-ditabrak-pelaku-TxCYv03FiH.JPG Novel Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tetangga penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Sumartini mengungkapkan hampir ditabrak pelaku penyiraman air keras dengan menggunakan sepeda motor.

Hal itu disampaikannya saat memberikan kesaksian dalam lanjutan sidang kasus penyiraman air keras di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (12/5/2020). 

Saat itu, Sumartini bersama dengan temannya baru saja melaksanakan ibadah salat Subuh di Masjid Al-Ihsan. Kemudian, dua orang berboncengan sepeda motor ingin menabraknya. "Motor kencang mau nabrak saya, dari arah belakang," kata Sumartini saat bersaksi di persidangan.

Baca Juga: 3 Saksi Penolong Akan Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Novel Baswedan

Sumartini mengaku tak melihat jelas siapa dua orang yang ingin menabraknya itu. Terlebih, keduanya berboncengan dan menunggangi motornya dengan kencang.

"Berdua kencang sekali. Saya tidak ngeh (pakai helm) tidak ingat, tidak jelas dan tidak memperhatikan," ujarnya.

Usai hendak ditabrak, Sumartini kemudian mendengar suara teriakan dari arah laju motor tersebut dengan posisi berjongkok dan ingin berganti baju. "Saya tidak tahu siapa itu, ada orang jongkok sambil teriak, buka baju sambil jongkok," tuturnya.

Diketahui, dua oknum Brimob Polri Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis didakwa melakukan perbuatan penganiayaan secara terencana yang mengakibatkan luka-luka berat kepada Novel Baswedan.

Keduanya mengaku penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK tersebut karena membenci Noval lantaran menilai telah mengkhianati Polri.

Atas perbuatannya, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis didakwa melanggar Pasal 355 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 353 Ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP serta Pasal 351 Ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Novel Baswedan Mengaku Hubungi Kapolri Usai Disiram Air Keras

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini