3 Provinsi Paling Tinggi Napi Asimilasi yang Kembali Melakukan Kejahatan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 12 Mei 2020 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 337 2212975 3-provinsi-paling-tinggi-napi-asimilasi-yang-kembali-melakukan-kejahatan-e8MGSq2kva.jpg Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan (foto: Okezone.com/Putera)

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia menyebut ada 106 narapidana asimilasi Kemenkumham, yang kembali melakukan tindak pidana. Dari ratusan napi tersebut paling tinggi kejahatan dilakukan di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

"Terdapat 13 napi asimilasi di Jawa Tengah, dan Sumatera Utara yang kembali melakukan tindak pidana, 11 napi asimilasi di Jawa Barat, 3 daerah tersebut menunjukkan angka tertinggi pengulangan tindak pidana oleh napi asimilasi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, Selasa (12/5/2020).

 Baca juga: Polisi Ciduk 106 Napi Asimilasi Covid-19 yang Kembali Berulah

Secara keseluruhan, kata Ahmad, 106 napi tersebut melakukan tindak pidana di 19 Polda di Indonesia diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Metro Jaya (Jakarta), Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Sumatera Utara.

 Baca juga: 5 Arahan Presiden Jokowi soal Evaluasi PSBB

Menurutnya, tindak pidana yang kembali dilakukan ratusan napi tersebut bervariasi mulai dari pencurian hingga pencabulan.

"Jenis kejahatan yang umum dilakukan oleh para napi asimilasi sesuai data adalah pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekesaran (curas), curanmor, penyalahgunaan narkoba, penganiayaan dan juga pencabulan terhadap anak," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini