Share

Presiden Jokowi: Angka Kematian Tertinggi Covid-19 Ada di Pulau Jawa

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 12 Mei 2020 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 337 2212710 presiden-jokowi-angka-kematian-tertinggi-covid-19-ada-di-pulau-jawa-Zs40Cow8r0.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut tingkat kematian tertinggi akibat virus corona berada di Pulau Jawa. Angka kematian di wilayah tersebut mencapai 82%. Sementara itu, Pulau Jawa memberikan sumbangan 70% kasus positif Covid-19 secara nasional.

"Berdasarkan data dari gugus tugas, 70 persen kasus positif ada di Pulau jawa. Demikian juga dengan angka tertinggi kematian 82 persen ada juga di Pulau Jawa," ucap Jokowi dalam rapat terbatas 'Evaluasi Pelaksanaan PSBB' melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).

 Baca juga: Jokowi: Hati-Hati Melonggarkan PSBB, Jangan Tergesa-gesa 

Oleh sebab itu, Jokowi meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengendalikan tingkat penularan virus tersebut. Ia memberi waktu selama dua pekan untuk bisa menurunkan angka fatalitas tersebut.

"Saya minta gugus tugas memastikan pengendalian Covid di lima provinsi Pulau Jawa betul-betul secara efektif, terutama dalam dua Minggu ke depan ini, kesempatan kita sampai lebaran harus kita gunakan," tuturnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Evaluasi Mendetail Penerapan PSBB

Jokowi juga ingin manajemen pengendalian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bersifat aglomerasi, yakni didasarkan pada integrasi wilayah. Ia mencontohkan keterpaduan pengendalian Covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Manajemen pengendalian PSBB saya harapkan tidak terjebak pada batas administrasi kepemerintahan. Artinya bersifat aglomerasi, penanganan sebuah kawasan besar yang saling terhubung, sehingga manajemen antardaerahnya menjadi terpadu," jelas Mantan Gubernur DKI itu.

(Baca Juga: Pesawat Jatuh di Danau Sentani Papua, Seorang Meninggal Dunia)

"Misalnya seperti yang dilakukan Jabodetabek. Saling kait mengait, sehingga pengaturan mobilitas sosial dari masyarakat bisa terpadu dan lebih baik," pungkas dia. (wal)

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini