Presiden Jokowi Minta Evaluasi Mendetail Penerapan PSBB

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 12 Mei 2020 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 337 2212700 presiden-jokowi-minta-evaluasi-mendetail-penerapan-psbb-54OnvpoKXP.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evaluasi mendetail terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat ini terdapat 4 provinsi dan 72 kabupaten/kota yang menerapkan PSBB, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Kita ingin ada evaluasi detail, poda provinsi dan kabupaten/kota mengenai data tren penambahan dan penurunan kasus baru (Covid-19), baik yang menerapkan PSBB maupun tidak,” kata Jokowi dalam Rapat Terbatas “Evaluasi Pelaksanaan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar” via live streaming, dari Istana Merdeka, Selasa (12/5/2020).

Jokowi mengatakan, evaluasi dilakukan dengan melihat data kasus positif Covid-19, baik sebelum maupun sesudah penerapan PSBB. Pasalnya, kata Jokowi, efektifitas PSBB di setiap daerah berbeda-beda.

Baca juga: Tidak Ada Penutupan Jalan, Ini Tahapan PSBB di Malang Raya

“Hasilnya bervariasi dan berbeda-beda di setiap daerah, ini memang pelaksannnya juga dengan efektifitas berbeda-beda, ada daerah yang penambhan kasus baru mengalami penurunan yang gradual, konsisten tapi tidak drastis, ada daerah yangpenambahan kasusnya turun tapi belum konsisten dan masih fluktuatif. Ada daerah yang penambahan kasusnya tidak mengalami perubahan seperti sebelumnya PSBB. Hal-hal seperti ini perlu digarisbawahi, ada apa, kenapa?” ucapnya.

Selain itu, kata Jokowi, dari 10 provinsi dengan kasus positif terbanyak, hanya 3 provinsi yang menerapkan PSBB, yakni DKI Jakarta, Jabar dan Sumbar. Namun, meskipun belum menerapkan PSBB, provinsi lainnya tetap menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan ketat.

“Ini harus diperbandingkan, yang PSBB dan non-PSBB, karena ada inovasi-inovasi di lapangan, kebijakan pembatasan di masyarakat disesuaikan dengan konteks daerah masing-masing,” ucap Jokowi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini